Jembatan Marau–Air Upas Ambruk, Warga Galang Dana untuk Perbaikan Darurat - Mata Khatulistiwa

Jembatan Marau–Air Upas Ambruk, Warga Galang Dana untuk Perbaikan Darurat

Selasa, 9 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MATAKHATULISWA.ID – KETAPANG – Sebuah jembatan di ruas Jalan Marau–Air Upas, tepatnya di Dusun Awatan, Desa Suka Karya, Kecamatan Marau, Kabupaten Ketapang, ambruk. Heriadi Wibowo (HW), warga sekitar, menyampaikan bahwa jembatan kayu di jalan poros Provinsi Merau–Air Upas tersebut telah roboh sejak Selasa (02/12/2025) lalu.

Ia menjelaskan bahwa sudah sepekan terakhir jembatan penghubung antar Kecamatan Air Upas dan Merau itu tidak dapat dilalui oleh masyarakat. “Kalau tidak salah beberapa hari Selasa satu Minggu lalu ada truk terperosok memaksa melintas,” ujarnya.

Sejak insiden tersebut, akses utama masyarakat Kecamatan Air Upas dan Merau tidak bisa dilalui kendaraan roda empat. Menurut Heriadi, bagian jembatan yang sebelumnya sudah retak akhirnya benar-benar putus. “Kalau yang retak sudah lama. Kami juga sudah sering sampaikan ke pemerintah kecamatan terkait kondisi jembatan ini dan akhirnya Minggu kemaren benar-benar putus,” ungkap Heriadi Wibowo melalui pesan WhatsApp kepada jurnalis Pojokdesa.id, Senin (08/12/2025).

Baca juga:  Setelah Diresmikan Syarief Abdullah, Jembatan Gantung Munggu Emas Ramai Dilalui Warga

Warga dan Pemuda Galang Dana

Heriadi mengatakan bahwa untuk membenahi jembatan tersebut, warga bersama tokoh pemuda mengambil inisiatif menggalang dana swadaya demi perbaikan sementara agar akses transportasi masyarakat dapat terbuka kembali.

“Karena jembatan ini merupakan akses utama warga antar Kecamatan Merau dan Air Upas, para pemuda berinisiatif menggalang sumbangan untuk melakukan perbaikan sementara biar bisa dilewati sampai nanti diperbaiki pemerintah,” imbuhnya.

Heri, sapaan akrabnya, menyampaikan bahwa informasi penggalangan donasi juga telah disebarkan melalui Grup WhatsApp Forum Kecamatan Marau agar warga dapat memberikan dukungan sesuai kemampuan.

“Kalau menunggu terlalu lama, aktivitas masyarakat terganggu semuanya. Jadi kami mulai menggalang dana agar ada penanganan awal,” ujar Heriadi Wibowo, SM, koordinator aksi penggalangan dana tersebut.

Baca juga:  DPW Nasdem Kalbar Gelar Rapat Konsolidasi, Waketum DPP Nasdem Apresiasi Hasil Pemilu 2024

Dukungan Polsek, Danramil, dan UMKM

Dalam rilis yang disampaikan ke Pojokdesa.id, Heriadi menyebut banyak warga dari dua kecamatan mendukung aksi tersebut. Pihak Kepolisian dan Danramil Kecamatan Merau juga telah memberikan izin untuk pelaksanaan penggalangan dana renovasi jembatan penghubung itu.

Kondisi Jembatan Merau Air Upas di Kabupaten Ketapang Ambruk. Selasa, (02/12/2025)

“Setelah rencana penggalangan donasi disampaikan, banyak warga yang mendukung. Pihak Polsek dan Danramil Merau juga mengizinkan, tidak melarang kegiatan penggalangan donasi,” jelas Heri.

Pihak Keamanan Meninjau Kondisi Jembatan Merau Air Upas di Kabupaten Ketapang yang Ambruk. Selasa, (02/12/2025)

Selain warga dan aparat keamanan, para pelaku UMKM juga menunjukkan solidaritas mereka. Menurut Heri, dukungan moril dan materil dari para pengusaha UMKM membuktikan bahwa fasilitas publik seperti jembatan di jalan poros Merau–Air Upas ini sangat vital bagi aktivitas masyarakat.

Baca juga:  Ajak Rembuk Perusahaan Sawit, Berikut Hasil Kesepakatan Pemdes Permata Jaya dan PT. CTBU Kubu Raya

“Banyak yang mendukung secara moril dan materil. Artinya masyarakat peduli untuk bergotong royong membenahi jembatan ambruk yang menjadi akses utama masyarakat di Kecamatan Merau dan Air Upas,” tegas Heri.

Warga Minta Pemerintah Turun Tangan

Heriadi Wibowo juga berharap pemerintah Kabupaten Ketapang maupun Pemerintah Provinsi segera memberikan perhatian. Jembatan yang ambruk tersebut merupakan infrastruktur utama yang menghubungkan dua kecamatan serta menjadi jalur distribusi logistik dan aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

“Kami berharap pemerintah kabupaten Ketapang dan provinsi turun tangan cepat. Jembatan di jalan ini merupakan akses penghubung masyarakat antar dua kecamatan. Dampaknya sangat besar kalau dibiarkan terlalu lama,” tutup Heriadi Wibowo Warga Kecamatan Merau, Senin (08/12/2025).

Berita Terkait

Syarief Abdullah Tinjau Progres Jembatan Gantung Simpang Raya–Kanan serta Pembangunan Jalan Desa Durian Puguk demi Mempercepat Kebangkitan Ekonomi.
Syarief Abdullah Alkadrie Kebut Pembangunan Gedung DPW NasDem Kalbar: Target Segera Beroperasi
Isi Tausiah di Gemar Subuh Berjamaah, Ustadz Abdussyukur Kupas 4 Ujian Hidup dalam Surat Al-Kahfi
Syarief Abdullah Alkadrie Gelar Sosialisasi 4 Pilar di Pontianak Timur, Serap Aspirasi Warga Terkait Infrastruktur
Perkokoh Persatuan, Syarief Abdullah Alkadrie Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan di Jawai
LAZISNU Kubu Raya Salurkan Zakat Fitrah ke Mustahik di Sejumlah Kecamatan
Penutupan Festival Musik Bangun Sahur Berlangsung Meriah
Ingin Bahagiakan Masyarakat, Bupati Sujiwo Gelar Mancing Gratis Selama Ramadhan.

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 10:51

Syarief Abdullah Alkadrie Kebut Pembangunan Gedung DPW NasDem Kalbar: Target Segera Beroperasi

Rabu, 15 April 2026 - 14:19

Kader dan Simpatisan NasDem Kalbar Gelar Aksi, Mendesak Tempo Minta Maaf Secara Terbuka

Sabtu, 11 April 2026 - 20:26

Syarief Abdullah Alkadrie Gelar Silaturrahmi Bersama Relawan dan Sampaikan Pilar Kebangsaan

Rabu, 18 Maret 2026 - 09:27

Penutupan Festival Musik Bangun Sahur Berlangsung Meriah

Rabu, 11 Februari 2026 - 06:37

Rajut Harmoni Bangsa, Syarief Abdullah Gandeng Laskar Madura dan Santri Abdussalam Bumikan Nilai Pancasila.

Senin, 9 Februari 2026 - 13:19

Demokrat Tegaskan Pertemuan dengan Jokowi Nihil Bahasan Ijazah Palsu, Hanya Salam Hangat.

Minggu, 8 Februari 2026 - 09:41

PDI Perjuangan Berikan Respon PKB dan PAN Dukung Prabowo: Kami Hargai Independensi Partai.

Sabtu, 7 Februari 2026 - 06:10

Menembus Abad: Visi Besar Don Dasco di HUT ke-18 Gerindra Menjaga Negeri.

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x