Jembatan Marau–Air Upas Ambruk, Warga Galang Dana untuk Perbaikan Darurat

- Penulis

Selasa, 9 Desember 2025 - 00:34 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

MATAKHATULISWA.ID – KETAPANG – Sebuah jembatan di ruas Jalan Marau–Air Upas, tepatnya di Dusun Awatan, Desa Suka Karya, Kecamatan Marau, Kabupaten Ketapang, ambruk. Heriadi Wibowo (HW), warga sekitar, menyampaikan bahwa jembatan kayu di jalan poros Provinsi Merau–Air Upas tersebut telah roboh sejak Selasa (02/12/2025) lalu.

Ia menjelaskan bahwa sudah sepekan terakhir jembatan penghubung antar Kecamatan Air Upas dan Merau itu tidak dapat dilalui oleh masyarakat. “Kalau tidak salah beberapa hari Selasa satu Minggu lalu ada truk terperosok memaksa melintas,” ujarnya.

Sejak insiden tersebut, akses utama masyarakat Kecamatan Air Upas dan Merau tidak bisa dilalui kendaraan roda empat. Menurut Heriadi, bagian jembatan yang sebelumnya sudah retak akhirnya benar-benar putus. “Kalau yang retak sudah lama. Kami juga sudah sering sampaikan ke pemerintah kecamatan terkait kondisi jembatan ini dan akhirnya Minggu kemaren benar-benar putus,” ungkap Heriadi Wibowo melalui pesan WhatsApp kepada jurnalis Pojokdesa.id, Senin (08/12/2025).

Baca juga:  Sukses Gelar PPAB Akbar, Puluhan Mahasiswa Sanggau Gabung GMNI

Warga dan Pemuda Galang Dana

Heriadi mengatakan bahwa untuk membenahi jembatan tersebut, warga bersama tokoh pemuda mengambil inisiatif menggalang dana swadaya demi perbaikan sementara agar akses transportasi masyarakat dapat terbuka kembali.

“Karena jembatan ini merupakan akses utama warga antar Kecamatan Merau dan Air Upas, para pemuda berinisiatif menggalang sumbangan untuk melakukan perbaikan sementara biar bisa dilewati sampai nanti diperbaiki pemerintah,” imbuhnya.

Heri, sapaan akrabnya, menyampaikan bahwa informasi penggalangan donasi juga telah disebarkan melalui Grup WhatsApp Forum Kecamatan Marau agar warga dapat memberikan dukungan sesuai kemampuan.

“Kalau menunggu terlalu lama, aktivitas masyarakat terganggu semuanya. Jadi kami mulai menggalang dana agar ada penanganan awal,” ujar Heriadi Wibowo, SM, koordinator aksi penggalangan dana tersebut.

Baca juga:  Syarief Abdullah : Pilar Kebangsaan Adalah Tiang Penyanggah Kokohnya Bangsa.

Dukungan Polsek, Danramil, dan UMKM

Dalam rilis yang disampaikan ke Pojokdesa.id, Heriadi menyebut banyak warga dari dua kecamatan mendukung aksi tersebut. Pihak Kepolisian dan Danramil Kecamatan Merau juga telah memberikan izin untuk pelaksanaan penggalangan dana renovasi jembatan penghubung itu.

Kondisi Jembatan Merau Air Upas di Kabupaten Ketapang Ambruk. Selasa, (02/12/2025)

“Setelah rencana penggalangan donasi disampaikan, banyak warga yang mendukung. Pihak Polsek dan Danramil Merau juga mengizinkan, tidak melarang kegiatan penggalangan donasi,” jelas Heri.

Pihak Keamanan Meninjau Kondisi Jembatan Merau Air Upas di Kabupaten Ketapang yang Ambruk. Selasa, (02/12/2025)

Selain warga dan aparat keamanan, para pelaku UMKM juga menunjukkan solidaritas mereka. Menurut Heri, dukungan moril dan materil dari para pengusaha UMKM membuktikan bahwa fasilitas publik seperti jembatan di jalan poros Merau–Air Upas ini sangat vital bagi aktivitas masyarakat.

Baca juga:  Sambut Debat Perdana Capres-cawapres Pilpres 2024, NasDem Kalbar Gelar Nobar

“Banyak yang mendukung secara moril dan materil. Artinya masyarakat peduli untuk bergotong royong membenahi jembatan ambruk yang menjadi akses utama masyarakat di Kecamatan Merau dan Air Upas,” tegas Heri.

Warga Minta Pemerintah Turun Tangan

Heriadi Wibowo juga berharap pemerintah Kabupaten Ketapang maupun Pemerintah Provinsi segera memberikan perhatian. Jembatan yang ambruk tersebut merupakan infrastruktur utama yang menghubungkan dua kecamatan serta menjadi jalur distribusi logistik dan aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

“Kami berharap pemerintah kabupaten Ketapang dan provinsi turun tangan cepat. Jembatan di jalan ini merupakan akses penghubung masyarakat antar dua kecamatan. Dampaknya sangat besar kalau dibiarkan terlalu lama,” tutup Heriadi Wibowo Warga Kecamatan Merau, Senin (08/12/2025).

Follow WhatsApp Channel matakhatulistiwa.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPW NasDem Kalbar Gelar Pelatihan Merajut bagi Warga Binaan Lapas Perempuan Pontianak dalam Rangka HUT ke-15
Kawal Perizinan Hutan, Gulam Mohamad Sharon Tancap Gas Bebaskan Desa Kalbar II dari Kegelapan
Syarief Abdullah Resmi Buka Rakerda NasDem Sambas : Kita Punya Peluang Besar Jadi Pemenang Utama.
Syarief Abdullah Kuatkan Konsolidasi Hingga Akar Rumput, NasDem Bengkayang Gelar Rakerda Per Dapil
Di Tengah Kepulan Asap Meluas, Tim MPA Permata Jaya Berjibaku Lawan Asap dan Panas.
Dukung Pelestarian Lingkungan, Karang Taruna Kubu Raya Siap Kerahkan Personil untuk Penanaman Mangrove.
Dengar Suara Kritis Mahasiswa, Syarief Abdullah Rangkul Ratusan Kaum Intelektual Muda: Kita Sinergikan Bersama.
Penuh Kehangatan, Sy. Ahmad Nauval Pimpin Perayaan HUT ke-15 Garda Pemuda NasDem Kalbar.
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:33 WIB

DPW NasDem Kalbar Gelar Pelatihan Merajut bagi Warga Binaan Lapas Perempuan Pontianak dalam Rangka HUT ke-15

Selasa, 22 September 2026 - 14:42 WIB

Kawal Perizinan Hutan, Gulam Mohamad Sharon Tancap Gas Bebaskan Desa Kalbar II dari Kegelapan

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:12 WIB

Syarief Abdullah Resmi Buka Rakerda NasDem Sambas : Kita Punya Peluang Besar Jadi Pemenang Utama.

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:34 WIB

Di Tengah Kepulan Asap Meluas, Tim MPA Permata Jaya Berjibaku Lawan Asap dan Panas.

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:14 WIB

Dukung Pelestarian Lingkungan, Karang Taruna Kubu Raya Siap Kerahkan Personil untuk Penanaman Mangrove.

Berita Terbaru

Kolom/Opini

Kemarau Menguji Kita Evaluasi.

Selasa, 22 Sep 2026 - 14:52 WIB

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x