MATA KHATULISTIWA.ID PONTIANAK – Anggota DPR RI Fraksi NasDem Daerah Pemilihan (Dapil) Kalimantan Barat I, Syarief Abdullah Alkadrie, menekankan peran vital pembangunan infrastruktur sebagai sarana interaksi sosial dan budaya antar wilayah.
Hal ini disampaikannya saat menjadi pemateri dalam kegiatan Latihan Kader II (LK II) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kubu Raya, di Aula BPSDM Provinsi Kalimantan Barat, Minggu 26 April 2026.
Dalam pemaparannya yang bertajuk “Politik Pembangunan Infrastruktur Nasional”, Syarief Abdullah menjelaskan bahwa pembangunan jalan dan jembatan bukan sekedar soal fisik, melainkan jembatan peradaban yang mampu menyatukan masyarakat.
Ia mencontohkan kondisi di beberapa wilayah Kalimantan Barat yang dipisahkan oleh sungai besar. Seperti Jembatan Sungai Segak yang Menghubungkan Antar 2 Kabupaten Landak dan Kuburaya.
Menurutnya, tanpa akses jembatan yang memadai, interaksi antar warga bahkan keluarga yang terpisah sungai menjadi terhambat karena harus mengandalkan transportasi air seperti sampan.
“Pembangunan infrastruktur meningkatkan interaksi antara satu daerah dengan daerah lainnya,” ujar Syarief di hadapan para peserta.
Politisi senior ini juga menyoroti bagaimana infrastruktur yang baik dapat meningkatkan daya saing bangsa.
Ia berharap para kader HMI sebagai agen perubahan dapat memahami urgensi politik pembangunan ini agar dapat mengawal kebijakan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat luas.
Kegiatan LK II HMI Cabang Kubu Raya ini dihadiri oleh berbagai utusan kader HMI dari berbagai daerah, yang antusias berdialog langsung mengenai isu-isu strategis nasional dan lokal bersama wakil rakyat mereka.
Penulis : Anam
Editor : Hamka
Sumber Berita : Mata khatulistiwa.id











