Soroti Efisiensi Anggaran 2026, Syarif Abdullah Minta KemenPUPR Prioritaskan Program Skala Utama - Mata Khatulistiwa

Soroti Efisiensi Anggaran 2026, Syarif Abdullah Minta KemenPUPR Prioritaskan Program Skala Utama

Selasa, 2 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poto Dok : Anggota Komisi V DPR RI, Syarief Abdullah Alkadrie, saat memberikan tanggapan terkait evaluasi program kerja tahun anggaran 2026 dalam Rapat Kerja bersama Menteri Pekerjaan Umum (PUPR). di Ruang Rapat Komisi V DPR RI, Selasa 2 Juni 2026.

Poto Dok : Anggota Komisi V DPR RI, Syarief Abdullah Alkadrie, saat memberikan tanggapan terkait evaluasi program kerja tahun anggaran 2026 dalam Rapat Kerja bersama Menteri Pekerjaan Umum (PUPR). di Ruang Rapat Komisi V DPR RI, Selasa 2 Juni 2026.

MATA KHATULISTIWA.ID I JAKARTA – Anggota Komisi V DPR RI, Syarief Abdullah Alkadrie, memberikan tanggapan terkait evaluasi program kerja tahun anggaran 2026 dalam Rapat Kerja bersama Menteri Pekerjaan Umum (PUPR). di Ruang Rapat Komisi V DPR RI, Selasa 2 Juni 2026.

Dalam paparannya, Syarief menyatakan dapat memahami adanya beberapa program kegiatan yang terkena dampak efisiensi anggaran, namun ia menegaskan agar implementasinya tetap dilakukan secara selektif.

Komisi V DPR RI berharap agar Kementerian Pekerjaan Umum dapat menyusun skala prioritas yang ketat terhadap program-program yang terdampak efisiensi tersebut.

“Kami berharap program-program yang terkena efisiensi ini dapat dilaksanakan secara skala prioritas. Sehingga program-program yang betul-betul harus diselesaikan, saya kira itu perlu untuk menjadi prioritas,” ujar Syarief Abdullah dalam rapat tersebut.

Baca juga:  Dedikasi Ustadz Johan, Penyuluh Agama Islam Kabupaten Mempawah dalam Upaya Cegah Bullying di Sekolah

Selain menyoroti efisiensi, Syarief Abdullah juga memberikan apresiasi terhadap program-program KemenPUPR yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan. 

Program berbasis padat karya dan pembangunan infrastruktur desa dinilai sangat membantu mendongkrak perekonomian warga.

Meski demikian, mengingat adanya pemotongan atau efisiensi anggaran, DPR RI meminta agar Menteri PUPR tetap memberikan perhatian khusus pada keberlanjuan program desa ini agar roda pembangunan di tingkat bawah tidak terhambat. 

Pembangunan infrastruktur di pedesaan dianggap vital karena dampaknya yang langsung dirasakan oleh masyarakat luas.

Selain itu Syarief Abdullah Alkadrie, meminta Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk meningkatkan porsi dan melakukan pemerataan pada program Instruksi Jalan Daerah (IJD). 

Baca juga:  Bea Cukai Kalbar Gagalkan Ekspor Rotan Ilegal Senilai Rp2,9 Miliar

Menurut Syarief, program IJD saat ini menjadi satu-satunya solusi konkret untuk mengatasi permasalahan infrastruktur jalan yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi maupun kabupaten. 

Ia menilai banyak daerah yang mengalami kendala serius dalam membenahi infrastruktur akibat keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Kami berharap IJD ini lebih besar porsinya. Selain itu, program ini betul-betul menjadi prioritas yang berkaitan dengan hal-hal yang sangat strategis,” ujar Syarief Abdullah.

Dalam uraiannya, Syarief juga menyoroti adanya ketimpangan distribusi program. 

Ia mengungkapkan adanya keluhan dari sejumlah kabupaten atau daerah yang hingga kini belum mendapatkan alokasi dari program IJD tersebut.

“Di daerah saya saja masih ada beberapa kabupaten yang mengeluh tidak pernah mendapatkan program IJD. Padahal, APBD mereka mungkin sudah terpotong hingga sekian ratus miliar,” tambahnya.

Baca juga:  Perkuat Soliditas Gerakan, DPD PA GMNI Kalbar Bakal Gelar Halal Bihalal Alumni dan Kader GMNI Se-Kalimantan Barat

Syarief mendesak agar ke depannya Kementerian PU dapat menyusun program IJD secara lebih terarah, merata, dan benar-benar berbasis pada skala kebutuhan riil masyarakat di daerah.

Penulis : Hamka

Editor : Anam

Sumber Berita : Mata khatulistiwa.id

Berita Terkait

Normalisasi Sungai Pasak Piang: Masyarakat Sambut Secerah Harapan Baru Bebas dari Genangan Banjir
Syarief Abdullah Alkadrie Salurkan 5 Ekor Sapi Kurban untuk Warga Desa Sungai Kakap dan Tanjung Saleh.
Wujud Syukur Nyata: Legislator Muda NasDem Gulam Mohamad Sharon Berbagi Sapi Limosin Ukuran Jumbo Untuk Warga Sanggau
Kasi Bimas Islam Kemenag Melawi Hadiri Harlah GP Ansor ke-92 dan Fatayat NU ke-76 di Batu Buil
Linda Purnama Terpilih Secara Aklamasi Nahkodai DPP Perempuan Melayu Kalbar 2026-2031
Refleksi 24 Tahun Majelis Perempuan Melayu Kalbar: Pererat Silaturahmi Melalui Mubes dan Milad di Pendopo Gubernur
Syarief Abdullah Apresiasi Respon Cepat Pimpinan MPR Sekaligus Beri Saran demi Menjaga Semangat Generasi Muda.
Ketua Fraksi PAN DPRD Kalbar Desak Pemerintah Pusat Perbaiki Skema Dana Bagi Hasil (DBH)

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:54

Normalisasi Sungai Pasak Piang: Masyarakat Sambut Secerah Harapan Baru Bebas dari Genangan Banjir

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:25

Soroti Efisiensi Anggaran 2026, Syarif Abdullah Minta KemenPUPR Prioritaskan Program Skala Utama

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:12

Syarief Abdullah Alkadrie Salurkan 5 Ekor Sapi Kurban untuk Warga Desa Sungai Kakap dan Tanjung Saleh.

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:35

Wujud Syukur Nyata: Legislator Muda NasDem Gulam Mohamad Sharon Berbagi Sapi Limosin Ukuran Jumbo Untuk Warga Sanggau

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:27

Kasi Bimas Islam Kemenag Melawi Hadiri Harlah GP Ansor ke-92 dan Fatayat NU ke-76 di Batu Buil

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:42

Refleksi 24 Tahun Majelis Perempuan Melayu Kalbar: Pererat Silaturahmi Melalui Mubes dan Milad di Pendopo Gubernur

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:31

Ketua Fraksi PAN DPRD Kalbar Desak Pemerintah Pusat Perbaiki Skema Dana Bagi Hasil (DBH)

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:41

Syarief Abdullah Salurkan 103 Unit Bantuan BSPS di Mempawah, Masyarakat Tersenyum Ucapkan Terimakasih.

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x