Melalui Aksi Sigap di Mempawah, Hermawansyah Ajak Kolaborasi Para Pihak - Mata Khatulistiwa

Melalui Aksi Sigap di Mempawah, Hermawansyah Ajak Kolaborasi Para Pihak

Senin, 15 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesan Kolaboratif melalui Sigap di Desa Sungai Bakau Kecil: Perubahan Tidak Bisa Sendirian

Matakhatulistiwa.id – Mempawah – Aksi Jaga Pesisir (Sigap): Penanaman Mangrove di Desa Sungai Bakau Kecil, Kecamatan Mempawah Timur, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat dengan metode selongsong bambu yang diinisiasi Gemawan bersama masyarakat secara periodik menjadi rangkaian kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Sylva Indonesia 2024.

Penanaman Mangrove bertajuk “Peran Sylva Indonesia Dalam Aksi Mitigasi Perubahan Iklim Melalui Kolaborasi Multi-Stakeholder” pada Sabtu (13/07/2024) ini, diikuti lebih kurang 300 peserta Rakernas Sylva Indonesia 2024, dan dihadiri: Sekretaris Jenderal Sylva Indonesia; Wahyu Agung, Direktur Gemawan; Laili Khairnur, Tenaga Sub Professional BRGM RI; Hermawansyah, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia; Raja Fajar Azansyah mewakili Pj Bupati Mempawah, Kepala UPT KPH Wilayah Mempawah; Usuluddin, Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura; Sofwan Anwari mewakili Dekanat Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura, Pj Kades Sungai Bakau Kecil; Saniman, serta tamu undangan lainnya.

Baca juga:  Maju di Pilkada 2024, Wawan Siap Dorong Arus Baru Perubahan Mempawah

Sekretaris Jenderal Sylva Indonesia, Wahyu Agung menyampaikan “kegiatan yang diikuti 23 perguruan tinggi seluruh Indonesia dengan total anggota saat ini berjumlah 52 perguruan tinggi, selama perjalanan sylva Indonesia dengan usia 65 tahun sudah melahirkan kader rimbawan bisa melakukan dan terlibat langsung dalam pengelolaan hutan di Indonesia, tentunya saat ini yang kami lakukan adalah salah satu aksi nyata mitigasi perubahan iklim, yang kemarin menjadi tema besar yang diangkat oleh pengurus Sylva Indonesia,” ucap Wahyu.

“Aksi ini merupakan bagian dari Rakernas kemarin yang kurang lebih memakan waktu selama 6 (enam) hari di kota Pontianak, field trip ini dilakukan di desa Sungai bakau kecil. Jumlah mangrove yang ditanam sekitar 1000 buah dengan jumlah 600 selongsong bambu,” sambungnya.

Baca juga:  Syarief Abdullah: Revitalisasi Istana Amantubillah Mempawah Sudah Masuk Dalam Tahap Perencanaan

“Harapan dari kegiatan penanaman mangrove ini, kata Wahyu, tentu kita ingin menunjukkan dan memberikan contoh ke kawan-kawan pegiat alam, aktivis lingkungan, dan lainnya bahwa langkah kecil yang kita lakukan hari ini Sylva Indonesia berkolaborasi dengan beberapa Lembaga melakukan penanaman mangrove itu selain meninggalkan legacy, ini juga merupakan bentuk nyata implementasi yang dilakukan kawan-kawan Sylva Indonesia dalam mitigasi perubahan iklim,” pungkas Sekretaris Jenderal Sylva Indonesia.

Tenaga Sub Professional BRGM RI, Hermawansyah menyampaikan dalam sambutannya bahwa, terus terang saya merasa bangga dan terpacu begitu berkumpul dengan anak muda ini terasa ada asupan energi baru.

“Menurut saya, kata Wawan sapaannya, pembelajaran di Desa Sungai Bakau Kecil ini terus di ulang-ulang setidaknya juga memberikan semangat kepada Pemerintah, karena Pemerintah juga memiliki keterbatasan, dengan katakanlah keterbatasan para pihak kita saling menguatkan dan melengkapi,” ujar dia.

Baca juga:  Kapten TKD Kalbar Masif Kampanyekan Anies Sampai ke Masyarakat Pedalaman

Sementara itu, Direktur Gemawan, Laili Khairnur menyampaikan pesan kolaborasi dalam sambutannya, “kawan-kawan jika tidak asing mendengar kata everyone is changemaker bahwa setiap orang adalah perubah, kolaborasi itu merupakan suatu keharusan terutama masalah di dunia ini sudah sangat besar jadi tidak ada orang yang akan bisa menyelesaikan sendiri,” ucap Kak Lely sapaan akrab Laili Khairnur.

“Maka setiap orang adalah perubah dan saya meyakini disini ada ratusan orang maka setiap individu tersebut adalah merupakan aktor perubah,” sambungnya.

Laili menambahkan, bahwa apapun kontribusi itu bila dilakukan secara kolaborasi, “sehingga apapun itu bisa berkontribusi untuk perubahan untuk Indonesia yang lebih baik,” tutupnya.

Penulis : Rb

Editor : Syam

Sumber Berita : Rilis

Berita Terkait

Syarief Abdullah: Revitalisasi Istana Amantubillah Mempawah Sudah Masuk Dalam Tahap Perencanaan
Dedikasi Ustadz Johan, Penyuluh Agama Islam Kabupaten Mempawah dalam Upaya Cegah Bullying di Sekolah
Dedikasi Maryama: Menghadirkan Generasi Emas yang Sehat
Maju di Pilkada 2024, Wawan Siap Dorong Arus Baru Perubahan Mempawah
Proyeksi Mempawah Jadi Gerbang Ekonomi Indonesia. Hermawansyah Mantap Maju di Pilkada Mempawah 2024
Jadi Penantang Kuat Petahana, Berikut Profil Hermawansyah Aktivis Kalbar Yang Bakal Maju di Pilkada Mempawah
Kapten TKD Kalbar Masif Kampanyekan Anies Sampai ke Masyarakat Pedalaman
Aspirasi Syarief Adullah, Tersentuh Sampai Masyarakat Bawah

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 10:51

Syarief Abdullah Alkadrie Kebut Pembangunan Gedung DPW NasDem Kalbar: Target Segera Beroperasi

Rabu, 15 April 2026 - 14:19

Kader dan Simpatisan NasDem Kalbar Gelar Aksi, Mendesak Tempo Minta Maaf Secara Terbuka

Sabtu, 11 April 2026 - 20:26

Syarief Abdullah Alkadrie Gelar Silaturrahmi Bersama Relawan dan Sampaikan Pilar Kebangsaan

Rabu, 18 Maret 2026 - 09:27

Penutupan Festival Musik Bangun Sahur Berlangsung Meriah

Rabu, 11 Februari 2026 - 06:37

Rajut Harmoni Bangsa, Syarief Abdullah Gandeng Laskar Madura dan Santri Abdussalam Bumikan Nilai Pancasila.

Senin, 9 Februari 2026 - 13:19

Demokrat Tegaskan Pertemuan dengan Jokowi Nihil Bahasan Ijazah Palsu, Hanya Salam Hangat.

Minggu, 8 Februari 2026 - 09:41

PDI Perjuangan Berikan Respon PKB dan PAN Dukung Prabowo: Kami Hargai Independensi Partai.

Sabtu, 7 Februari 2026 - 06:10

Menembus Abad: Visi Besar Don Dasco di HUT ke-18 Gerindra Menjaga Negeri.

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x