Matakhatulistiwa.id – SAMBAS – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Kecamatan Teluk Keramat (IMTEK) Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat menggelar Kongres IMTEK Ke Sembilan.
Kongres yang berlangsung di Aula SMKN 1 Kecamatan Teluk Keramat Kabupaten Sambas, tersebut menuai (20/7/2024) tersebut menuai kritik salah seorang Alumni yang menganggap pelaksanaan Kongres IMTEK ke Sembilan tersebut kering gagasan dan penuh nuansa politik.
Hal itu di sampaikan Romi, salah seorang Alumni organisasi IMTEK angkatan tahun 2014-2015. Ia mengatakan Kongres ke sembilan IMTEK kali ini merupakan kongres terburuk sepanjang sejarah.
“KONGRES IKATAN MAHASISWA KECAMATAN TELUK KERAMAT TERBURUK SEPANJANG SEJARAH.” Ungkapnya,
Ia menilai Kongres ke Sembilan IMTEK tersebut hanya formalitas yang serat dengan nuansa politik.
“Kongres IMTEK ke IX merupakan Kongres yang diadakan tidak terdapat substansi yang berarti didalamnya melainkan hanya formalitas yang bernuansa Politis.” Ujar Romi melalui tulisan, Sabtu, (20/7/2024).
Sebagai Alumni IMTEK yang pernah ikut menghidupkan organisasi tersebut, Romi menilai Kongres IMTEK ke Sembilan kali ini tak menghasilkan rekomendasi yang menjadi sumbangsi gagasan pemikiran untuk kemajuan daerah.
“Mahasiswa IMTEK untuk melakukan Kongres yang ke -IX ini juga telah jauh melangkah, tidak ada sumbangsi pemikiran yang lahir dari jiwa mahasiswa untuk memberikan rekomendasi kemajuan daerah melainkan Hanya sebagai ajang eksistensi dimusim Politik”. Imbuhnya
Ia menilai pelaksanaan kongres IMTEK ke sembilan ini tak di persiapkan dengan baik oleh panitia pelaksana
“Oleh karena itu menurut Romi S.A.P juga Mahasiswa IMTEK tidak merancang dengan baik , berupa tema atau pun rekomendasi yang lahir dari Kongres ini melainkan hanya sebagai persyaratan roda organisasi yang dipandang telah berlarut dalam regenerasi”. Ujarnya
Menurutnya pelaksanaan kongres IMTEK ke Sembilan ini disusupi kepentingan politik praktis sehingga kongres yang seharusnya menjadi forum perbaikan dianggap kering gagasan dalam menjalankan roda organisasi di masa yang akan datang.
“Generasi telah dididik dengan Politik Praktis karena Mahasiswa IMTEK hari ini belum bisa menghadapi tantangan zaman era 4.0 sehingga untuk keberlangsungan organisasi agar tetap berjalan maka Di manfaatkan lah momen -momen Politis Seperi ini agar ruang untuk mendapatkan sponsor dalam acara yang mau dibuat dapat terlaksana. Padahal esensi nya sama sekali tidak tercapai”. Tutup Romi kepada Jurnalis Matakhatulistiwa.id, Sabtu, (20/7/2024).











