Anies Sebut Prabowo Punya Tanah 340.000 Hektare di Kalimantan dan Aceh, Cek Faktanya! - Mata Khatulistiwa

Anies Sebut Prabowo Punya Tanah 340.000 Hektare di Kalimantan dan Aceh, Cek Faktanya!

Senin, 8 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Matakhatulistiwa.id | Jakarta – Capres nomor urut 1, Anies Baswedan menyebut Prabowo Subianto punya tanah 340.000 hektare di Pulau Kalimantan dan Aceh.

Pernyataan ini disampaikan oleh capres yang diusung Nasdem, PKB dan PKS ini saat debat capres 2024, Ahad (7/12) malam.

Anies mengatakan, anggaran Kementerian Pertahanan sebagian besar dihabiskan untuk membeli alat utama sistem pertahanan bekas, tatkala lebih dari separuh prajurit TNI tidak punya rumah dinas.

Pada momen itu pula, Anies kemudian menyinggung kekayaan Prabowo dari sisi kepemilikan tanah di berbagai wilayah Indonesia.

“Saat tentara kita lebih dari separoh tidak memiliki rumah dinas, sementara menterinya, Pak Prabowo punya lebih dari 340 hektare tanah di republik ini,” ucapnya.

Tak lama, Anies Baswedan meralat data tersebut. Dia menyebut, Prabowo Subianto memiliki luas lahan yang jauh lebih besar.

“Saya mengklarifikasi tadi data yang meleset, maaf Pak Prabowo, angkanya terlalu kecil. (ada) 340.000 hektare. Saya klarifikasi,” tegas Anies.

Baca juga:  Inilah 7 Tips Jitu Lulus Seleksi PPPK Kemenag 2024

Namun, belum sempat Anies melanjutkan ucapannya, ia malah diinterupsi oleh Pak Prabowo. Padahal, pada saat itu Prabowo Subianto belum diizinkan untuk memberikan tanggapan.

“Itu pun salah… itu pun salah. Mas Anies, jangan…,” katanya.

Pernah Disinggung Jokowi saat Debat Capres 2019

Perihal kepemilikan tanah Prabowo Subianto yang mencapai ratusan ribu hektare bukan kali pertama disinggung lawannya saat Debat Capres. Pada tahun 2019, hal ini juga pernah diungkap oleh Joko Widodo yang menjadi rivalnya waktu itu.

Saat itu, Joko Widodo menyinggung ratusan ribu hektare lahan di Kalimantan dan Aceh yang dimiliki Prabowo Subianto. Hal itu menanggapi pembagian sertifikat tanah yang kerap dilakukannya.

“Pembagian yang tadi sudah saya sampaikan, hampir 2,6 juta itu, memang agar produktif. Dan sekali lagi, kita tidak memberikan kepada yang gede-gede,” ujarnya.

“Saya tahu pak Prabowo memiliki lahan yang sangat luas di Kalimantan Timur, sebesar 220.000 hektare. Juga di Aceh Tengah 120.000 hektare. Saya hanya ingin menyampaikan bahwa pembagian-pembagian seperti ini tidak dilakukan masa pemerintahan saya,” tutur Jokowi waktu itu.

Baca juga:  Pendaftaran KPPS Telah Dibuka, Ini Contoh Format Formulir Pendaftaran KPPS Pemilu 2024, Syarat dan Cara Daftarnya

Merespon hal itu, Prabowo Subianto tidak mengelak dan membantah. Dia membenarkan kepemilikan lahan ratusan ribu hektare di dua daerah tersebut pada saat closing statement Debat Capres 2019.

“Tadi disinggung tentang tanah yang katanya saya kuasai, ratusan ribu di beberapa tempat. Itu benar, tapi itu adalah HGU, itu adalah milik negara,” ucapnya.

“Jadi setiap saat negara bisa ambil kembali, dan kalau untuk negara saya rela mengembalikan itu semua. Tapi daripada jatuh ke orang asing, lebih baik saya yang kelola karena saya nasionalis dan patriot,” kata Prabowo Subianto menambahkan.

Jusuf Kalla: Saya yang Kasih
Izin penggunaan lahan atas dasar Hak Guna Usaha (HGU) Prabowo Subianto diteken oleh Jusuf Kalla ketika masih menjabat sebagai Wakil Presiden periode 2004-2009. Fakta mengenai kepemilikan lahan itu pun dibongkar langsung oleh Jusuf Kalla pada 2019 silam.

Baca juga:  Happy Harap Kasus Dugaan pemalsuan dokumen di Sulteng di Proses Serius

“Pak Prabowo memang menguasai tapi sesuai UU, sesuai aturan, apa yang salah? Kebetulan waktu itu saya yang kasih,” katanya di kantor Wapres, Jakarta, Selasa 19 Februari 2019.

Kala itu, dia mengatakan bahwa tanah berstatus hak guna usaha (HGU) tersebut dibeli oleh Prabowo Subianto seharga 150 juta dolar AS (Rp1,3 triliun kurs 2004). Tanah itu dibeli tepat dua minggu setelah Jusuf Kalla dilantik sebagai wakil presiden.

“Itu yang dibeli kredit macet,” ucapnya.

Akan tetapi, Jusuf Kalla hanya menyampaikan kepemilikan tanah Prabowo Subianto di Kalimantan. Sedangkan terkait lahan Prabowo Subianto di Aceh, dia pun tak banyak mengetahui hal tersebut.

“Saya tidak tahu detailnya tapi kombatan itu punya perjanjian kebijakan, untuk mengambil lahan kombatan,” ujarnya.

Berita Terkait

Soroti Efisiensi Anggaran 2026, Syarif Abdullah Minta KemenPUPR Prioritaskan Program Skala Utama
Syarief Abdullah Apresiasi Respon Cepat Pimpinan MPR Sekaligus Beri Saran demi Menjaga Semangat Generasi Muda.
Syarief Abdullah Alkadrie Ajak Warga NU Kubu Raya Dukung Program Pembangunan Pemerintah
Langkah Tegap Pimpinan DPR RI dan Pimpinan Banggar DPR RI Menuju Sidang Rapat Paripurna Menutup Masa Sidang IV.
Syarief Abdullah Alkadrie Kebut Pembangunan Gedung DPW NasDem Kalbar: Target Segera Beroperasi
Kader dan Simpatisan NasDem Kalbar Gelar Aksi, Mendesak Tempo Minta Maaf Secara Terbuka
Syarief Abdullah Alkadrie Gelar Silaturrahmi Bersama Relawan dan Sampaikan Pilar Kebangsaan
Syarief Abdullah Alkadrie Gelar Sosialisasi 4 Pilar di Pontianak Timur, Serap Aspirasi Warga Terkait Infrastruktur

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:54

Normalisasi Sungai Pasak Piang: Masyarakat Sambut Secerah Harapan Baru Bebas dari Genangan Banjir

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:25

Soroti Efisiensi Anggaran 2026, Syarif Abdullah Minta KemenPUPR Prioritaskan Program Skala Utama

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:12

Syarief Abdullah Alkadrie Salurkan 5 Ekor Sapi Kurban untuk Warga Desa Sungai Kakap dan Tanjung Saleh.

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:35

Wujud Syukur Nyata: Legislator Muda NasDem Gulam Mohamad Sharon Berbagi Sapi Limosin Ukuran Jumbo Untuk Warga Sanggau

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:27

Kasi Bimas Islam Kemenag Melawi Hadiri Harlah GP Ansor ke-92 dan Fatayat NU ke-76 di Batu Buil

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:42

Refleksi 24 Tahun Majelis Perempuan Melayu Kalbar: Pererat Silaturahmi Melalui Mubes dan Milad di Pendopo Gubernur

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:31

Ketua Fraksi PAN DPRD Kalbar Desak Pemerintah Pusat Perbaiki Skema Dana Bagi Hasil (DBH)

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:41

Syarief Abdullah Salurkan 103 Unit Bantuan BSPS di Mempawah, Masyarakat Tersenyum Ucapkan Terimakasih.

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x