Pengamat Nilai Gibran Ngawur Saat Sebut Istilah Hilirisasi Digital, Ini Respon Dewan Pakar TKN - Mata Khatulistiwa

Pengamat Nilai Gibran Ngawur Saat Sebut Istilah Hilirisasi Digital, Ini Respon Dewan Pakar TKN

Senin, 25 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gibran Rakabuming Raka, Cawapres nomor urut 2 dalam sesi Debat Cawapres di Jakarta Convention Center yang diselenggarakan KPU, Jumat (22/12) malam

Gibran Rakabuming Raka, Cawapres nomor urut 2 dalam sesi Debat Cawapres di Jakarta Convention Center yang diselenggarakan KPU, Jumat (22/12) malam

Matakhatulistiwa.id | Jakarta – Pernyataan Gibran Rakabuming Raka, Cawapres 02 pada saat Debat Cawapres tentang istilah Hilirisasi Digital dinilai aneh dan mengada-ngada oleh para akademisi dan dan pengamat.

Mereka mengaku tidak mengerti dengan maksud hilirisasi digital yang dikatakan Cawapres Prabowo tersebut.

Izzudin Al Farras Adha misalnya. Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) ini mengatakan tidak ada istilah hilirisasi digital dalam dunia akademik.

“… Tidak ada istilah hilirisasi digital di dalam berbagai literatur akademik maupun dokumen laporan terkait,” terangnya, Sabtu (23/12).

Hal serupa disampaikan juga oleh Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies (CELIOS), Nailul Huda. Ia mengaku heran dengan istilah hilirisasi digital ala Gibran tersebut. Ia menyebut apa yang disampaikan Gibran tidak jelas.

Baca juga:  Kemenag Melawi Gelar Capacity Building Moderasi Beragama dengan Tagline 'Beda, Santai Kawan!'

Nailul menjelaskan hilirisasi biasanya proses pengolahan bahan baku atau raw material menjadi barang yang memiliki nilai tambah tinggi.

“Apa yang mau dihilirisasi dari digital? Teknologinya, manusianya, atau apa? Ini dari digital apa yang raw material? Nilai tambahnya di mana?,” tanyanya.

Sementara itu, Budiman Sudjatmiko selaku Dewan Pakar Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Gibran memberikan respon. Menurutnya, memang apa yang disampaikan Gibran merupakan istilah baru bagi sebagian kalangan, namun merupakan hal yang sangat penting.

Dijelaskan Budiman, term hilirisasi digital yang disampaikan Gibran saat debat cawapres Jumat lalu memberi makna bahwa Koalisi Indonesia Maju bertekad membangun ekonomi digital dari hulu ke hilir.

Baca juga:  PT Nestle Indonesia Klarifikasi Terkait Pesangon

“Saat ini ekonomi digital Indonesia sudah cukup baik. Tetapi, membangun ekonomi digital tidak cukup hanya pengembangan aplikasi di bidang transportasi atau retail saja. Dengan tren digital kali ini, hilirisasi digital harus dimanfaatkan untuk banyak sektor lainnya” jelas Budiman

Budiman Sudjatmiko menjelaskan bahwa hilirisasi digital memiliki dua makna. Pertama adalah mempersiapkan infrastruktur jaringan atau konektivitas internet serta membangun industri perangkat digital.

“Maka dari pada itu, di dalam visi misi dan program tercepat kami, kami sudah memastikan untuk memberikan akses internet dan literasi digital untuk masyarakat Indonesia terutama untuk daerah yang sebelumnya tidak terjangkau” ujar Budiman.

Hal ini tentunya akan membuat ombak digitalisasi usaha dan penambahan sumber daya manusia di sektor digital yang dapat diarahkan ke pengembangan blockchain, AI, machine learning, big data analytics.

Makna kedua, Budiman menjelaskan bahwa hilirisasi digital juga bermaksud untuk melakukan digitalisasi di rantai pasok industri strategis di Indonesia.

Baca juga:  Prabowo ke Ganjar, Come on Mas...

“Digitalisasi akan meningkatkan produktivitas dan efisiensi dalam proses industri di semua lini. Contoh di pertanian bisa menggunakan teknologi untuk pengembangan pupuk dan bibit unggul, IOT Smartfarming, atau ecommerce khusus pangan”

Tren ini memang sudah ditunjukan di berbagai lini sektor pangan, transportasi, retail, logistik, pertambangan yang membawa triliunan keuntungan untuk Indonesia dan memiliki potensi ekonomi hingga Rp 11.000 triliun.

Berita Terkait

Soroti Efisiensi Anggaran 2026, Syarif Abdullah Minta KemenPUPR Prioritaskan Program Skala Utama
Syarief Abdullah Apresiasi Respon Cepat Pimpinan MPR Sekaligus Beri Saran demi Menjaga Semangat Generasi Muda.
Syarief Abdullah Alkadrie Ajak Warga NU Kubu Raya Dukung Program Pembangunan Pemerintah
Langkah Tegap Pimpinan DPR RI dan Pimpinan Banggar DPR RI Menuju Sidang Rapat Paripurna Menutup Masa Sidang IV.
Syarief Abdullah Alkadrie Kebut Pembangunan Gedung DPW NasDem Kalbar: Target Segera Beroperasi
Kader dan Simpatisan NasDem Kalbar Gelar Aksi, Mendesak Tempo Minta Maaf Secara Terbuka
Syarief Abdullah Alkadrie Gelar Silaturrahmi Bersama Relawan dan Sampaikan Pilar Kebangsaan
Syarief Abdullah Alkadrie Gelar Sosialisasi 4 Pilar di Pontianak Timur, Serap Aspirasi Warga Terkait Infrastruktur

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:54

Normalisasi Sungai Pasak Piang: Masyarakat Sambut Secerah Harapan Baru Bebas dari Genangan Banjir

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:25

Soroti Efisiensi Anggaran 2026, Syarif Abdullah Minta KemenPUPR Prioritaskan Program Skala Utama

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:12

Syarief Abdullah Alkadrie Salurkan 5 Ekor Sapi Kurban untuk Warga Desa Sungai Kakap dan Tanjung Saleh.

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:35

Wujud Syukur Nyata: Legislator Muda NasDem Gulam Mohamad Sharon Berbagi Sapi Limosin Ukuran Jumbo Untuk Warga Sanggau

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:27

Kasi Bimas Islam Kemenag Melawi Hadiri Harlah GP Ansor ke-92 dan Fatayat NU ke-76 di Batu Buil

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:42

Refleksi 24 Tahun Majelis Perempuan Melayu Kalbar: Pererat Silaturahmi Melalui Mubes dan Milad di Pendopo Gubernur

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:31

Ketua Fraksi PAN DPRD Kalbar Desak Pemerintah Pusat Perbaiki Skema Dana Bagi Hasil (DBH)

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:41

Syarief Abdullah Salurkan 103 Unit Bantuan BSPS di Mempawah, Masyarakat Tersenyum Ucapkan Terimakasih.

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x