Tradisi yang Terjaga: Gawik Kacik ke-3 Warnai Desa Belaban dengan Permainan Tradisional Seni Adat Dayak - Mata Khatulistiwa

Tradisi yang Terjaga: Gawik Kacik ke-3 Warnai Desa Belaban dengan Permainan Tradisional Seni Adat Dayak

Senin, 8 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KETAPANG – Desa Belaban kembali menggelar tradisi pelestarian adat Gawik Kacik yang kini memasuki tahun pelaksanaan ke-3. Kegiatan budaya Gawik Kacik ke-3 sebagai pelestarian budaya yang menjadi identitas masyarakat adat Dayak di Kecamatan Marau, Kabupaten Ketapang ini berlangsung penuh kekhidmatan dan mendapat sambutan hangat dari para tokoh adat, instansi pemerintah desa, kepolisian, serta masyarakat setempat.

Kebersamaan terlihat dari dukungan sejumlah tokoh adat dan pemerintahan di wilayah Kecamatan Marau, Kabupaten Ketapang yang turut memeriahkan pelaksanaan Gawik Kacik ke-3 di Desa Belaban.

Sejumlah tokoh pemerintahan yang hadir dalam kegiatan ini di antaranya Kepala Desa Belaban Kornelius, Ketua DAD Kecamatan Marau Supardi, S.Pd.SD., M.Sos., yang juga menjabat sebagai Camat Marau, perwakilan Polsek Marau Bripka Gusti Eddy, Ketua Ormas TBBR, perwakilan ormas Dayak lainnya, serta para Temanggung Adat dan Damung Adat se-Desa Belaban.

Baca juga:  Syarief Abdullah Lantik Bupati Landak Jadi Ketua Mabicap Gerakan Pramuka Masa Bhakti 2025-2030

Kornelius, Kepala Desa Belaban, menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan Gawai Kecik ini. Ia mengatakan bahwa kehadiran para pemangku adat se-Desa Belaban beserta jajaran pemerintahan desa maupun kecamatan menegaskan komitmen kuat untuk menjaga kelestarian tradisi budaya lokal.

“Kehadiran para tokoh pemangku adat, jajaran pemerintahan, kepolisian, serta masyarakat Desa maupun Kecamatan Marau merupakan bukti komitmen kuat untuk bersama melestarikan budaya lokal masyarakat Dayak.” ujar Kornelius, Senin (08/12/2025).

Senada dengan itu, Supardi, Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) sekaligus Camat Marau, menyampaikan terima kasih kepada para pihak, pemangku adat, instansi pemerintahan, dan masyarakat yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan Gawai Kecik ke-3 di Desa Belaban.

Ia juga menyampaikan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan kegiatan Gawai Kecik ke-3 kali ini.

Baca juga:  Setelah Diresmikan Syarief Abdullah, Jembatan Gantung Munggu Emas Ramai Dilalui Warga

“Rasa syukur atas terlaksananya kegiatan Gawai Kecik ke-3 dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak, para temenggung, serta masyarakat yang ikut bersama menjaga kelestarian adat budaya masyarakat Dayak di Kecamatan Marau.” ujarnya.

Supardi menambahkan bahwa panitia telah mempersiapkan berbagai kegiatan perlombaan permainan dan kesenian tradisional sebagai rangkaian Gawai Kecik ke-3.

“Berbagai kegiatan tradisional budaya masyarakat telah disusun panitia untuk memeriahkan pelaksanaan Gawai kali ini.” ungkap Supardi, Senin (08/12/2025).

Sejumlah kegiatan yang dilaksanakan dalam Gawai Kecik ke-3 di antaranya:

  • Perlombaan Bepangkak Gansing (adu kemahiran memainkan gasing tradisional).
  • Perlombaan Tongkat Dayak (permainan ketangkasan berbasis tradisi).
  • Lomba Kerajinan Tradisional Membuat Bubu (Melalain Bubu, alat tradisional penangkap ikan).
  • Penampilan Musik Tradisional Senggayung.
  • Lomba Begendang
Baca juga:  Maju di Pilkada 2024, Wawan Siap Dorong Arus Baru Perubahan Mempawah

Beragam perlombaan tersebut tidak hanya memeriahkan suasana, tetapi juga menjadi sarana edukasi budaya bagi generasi muda. Melalui keterlibatan langsung dalam permainan dan seni tradisional, anak-anak dan remaja diperkenalkan pada nilai-nilai leluhur yang telah diwariskan turun-temurun.

Gawik Kacik menjadi momentum penting bagi masyarakat Desa Belaban untuk meneguhkan komitmen menjaga adat dan tradisi peninggalan nenek moyang. Selain menjadi simbol identitas budaya, kegiatan ini mempererat kebersamaan, memperkuat nilai kearifan lokal, dan memastikan pengetahuan adat tetap hidup di tengah perubahan zaman.

Kegiatan berjalan lancar dan penuh kebersamaan. Pemerintah desa bersama para tokoh adat berharap tradisi Gawik Kacik terus dilaksanakan setiap tahun dan berkembang sebagai agenda budaya yang memperkaya kehidupan adat di Kecamatan Marau.

Berita Terkait

Syarief Abdullah Tinjau Progres Jembatan Gantung Simpang Raya–Kanan serta Pembangunan Jalan Desa Durian Puguk demi Mempercepat Kebangkitan Ekonomi.
Syarief Abdullah Alkadrie Kebut Pembangunan Gedung DPW NasDem Kalbar: Target Segera Beroperasi
Isi Tausiah di Gemar Subuh Berjamaah, Ustadz Abdussyukur Kupas 4 Ujian Hidup dalam Surat Al-Kahfi
Syarief Abdullah Alkadrie Gelar Sosialisasi 4 Pilar di Pontianak Timur, Serap Aspirasi Warga Terkait Infrastruktur
Perkokoh Persatuan, Syarief Abdullah Alkadrie Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan di Jawai
LAZISNU Kubu Raya Salurkan Zakat Fitrah ke Mustahik di Sejumlah Kecamatan
Penutupan Festival Musik Bangun Sahur Berlangsung Meriah
Ingin Bahagiakan Masyarakat, Bupati Sujiwo Gelar Mancing Gratis Selama Ramadhan.
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 10:51

Syarief Abdullah Alkadrie Kebut Pembangunan Gedung DPW NasDem Kalbar: Target Segera Beroperasi

Rabu, 15 April 2026 - 14:19

Kader dan Simpatisan NasDem Kalbar Gelar Aksi, Mendesak Tempo Minta Maaf Secara Terbuka

Sabtu, 11 April 2026 - 20:26

Syarief Abdullah Alkadrie Gelar Silaturrahmi Bersama Relawan dan Sampaikan Pilar Kebangsaan

Rabu, 18 Maret 2026 - 09:27

Penutupan Festival Musik Bangun Sahur Berlangsung Meriah

Rabu, 11 Februari 2026 - 06:37

Rajut Harmoni Bangsa, Syarief Abdullah Gandeng Laskar Madura dan Santri Abdussalam Bumikan Nilai Pancasila.

Senin, 9 Februari 2026 - 13:19

Demokrat Tegaskan Pertemuan dengan Jokowi Nihil Bahasan Ijazah Palsu, Hanya Salam Hangat.

Minggu, 8 Februari 2026 - 09:41

PDI Perjuangan Berikan Respon PKB dan PAN Dukung Prabowo: Kami Hargai Independensi Partai.

Sabtu, 7 Februari 2026 - 06:10

Menembus Abad: Visi Besar Don Dasco di HUT ke-18 Gerindra Menjaga Negeri.

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x