Kota Pontianak, Mata Khatulistiwa : Anggota DPR RI Dapil Kalimantan Barat I H. Syarief Abdullah Alkadrie SH MH bersama Walikota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menghadiri peresmian revitalisasi pemugaran Pemakaman Kesultanan Pontianak Batulayang. Hadir pula dari Balai Cipta Karya Wilayah Kalimantan Barat Mohammad Yoza Habibi. Peresmian dilaksanakan di halaman Makam Kesultanan Pontianak di Batu Layang, pada hari kamis 17 April 2025.
Dalam sambutannya legislator asal Kalimantan Barat itu menyampaikan rasa terima kasih atas keterlibatan pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Sehingga proses revitalisasi pemugaran makam berjalan dengan baik.
“Tentunya saya pertama ucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat dan daerah atas persetujuan dan dorongan nya, sehingga ini bisa terwujud. Ini tidak lepas juga dari mitra kerja komisi V DPR RI” Ujar Syarief Abdullah.
Syarief Abdullah menyampaikan bahwa sejak 2016 dirinya turut memperjuangkan duplikasi jembatan Landak, Duplikasi Jembatan Kapuas I dan Jembatan Sungai Sambas Besar yang kini pembangunan infrastruktur tersebut sudah dinikmati oleh masyarakat di Kalimantan Barat.
“Karena adanya rekan dan mitra kerja dari komisi V yang ada di Kalimantan Barat Alhamdulillah bisa terwujud. Juga tentu atas dukungan kepala Balai” Tambahnya
Wakil ketua badan anggaran DPR RI itu berpesan kepada masyarakat di lingkungan makam Kesultanan Pontianak untuk bisa ikut memelihara dan menjaga pembangunan tersebut agar memberikan rasa kenyamanan bagi para peziarah.
“Terutama kepada masyarakat dilingkungan sekitar makam agar bisa menjaga ini dengan baik. Ini kalau pakai duit kita gak mampu, untuk menata pemakaman ini. Saya berharap kepada masyarakat tolong berpartisipasi menjaga nya dengan baik. Pak wali gak bisa, Pak Lurah gak bisa untuk setiap waktu untuk memonitor menjaga ini. Keterlibatan masyarakat sekitar ini perlu, agar cagar budaya ini terpelihara dengan baik” Urainya.
Mohammad Yoza Habibi dari Balai Cipta Karya berharap dukungan pemerintah kota untuk lahan parkir dan lembaga untuk mengelola di kawasan lingkungan pemakaman perlu di perhatikan.
“Karena tentu dengan banyak nya peziarah yang berdatangan. Perlu penataan parkir dan kenyamanan. Kalau tertata dengan baik, maka UMKM yang ada dilingkungan ini akan mendapat manfaat. Kami meminta dukungan dari masyarakat untuk menjaga keberlanjutan makam ini bisa terjaga dengan baik” Pinta Kepala Balai Cipta Karya.
Peresmian pemugaran Makam Kesultanan Pontianak turut dihadiri oleh Sultan Ke IX Pontianak Syarief Melvin Alkadri, Iwan Taruna serta tokoh perwakilan Istana Kadriah Pontianak. Syarief Melvin menyampaikan ucapan terimakasih atas pemugaran dan penataan Kawasan Makam Kesultanan Pontianak di Batu Layang.
“Kami ucapkan terimakasih terutama pak Syarif Abdullah yang akrab di panggil Ami Dolla anggota DPR RI dari Nasdem. Salah satu aspirasi beliau ini. Aspirasi beliau melalui Balai Cipta Karya sudah di aktualisasikan. Mudah-mudahan dibangunnya makam kesultanan menjadi tempat wisata religi, karena sering di kunjungi para peziarah” Ujar Syarief Melvin.
Sementara itu, Walikota Pontianak Edi Rusdi Kamtono juga berterima kasih berkat jasa bapak Syarief Abdullah sebagai Wakil ketua badan anggaran DPR RI yang menganggarkan kegiatan APBN yang cukup besar. Pemugaran makam kesultanan ini cukup repsentatif, serta rapi dalam penataan makam batu layang.
“Makam Kesultanan Pontianak Batu Layang menjadi destinasi religi dan menjadi unggulan yang patut kita jaga. Kedepan kita harus berikan fasilitas tambahan sarana parkir, hal ini penting. Karena ini salah satu peninggalan bersejarah. Kita juga lakukan peningkatan kualitas, karena Makam Batulayang menjadi wisata religi yang menjadi daya tarik tersendiri. Ini semua tentu tidak terlepas pendirinya kota Pontianak yang dimakamkan di batu layang ini.” Ujarnya.











