Sidak Perusahaan China, Purbaya Yudhi Sadewa Temukan Dugaan Pelanggaran Pajak - Mata Khatulistiwa

Sidak Perusahaan China, Purbaya Yudhi Sadewa Temukan Dugaan Pelanggaran Pajak

Jumat, 6 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MATA KHATULISTIWA – Mentri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap sejumlah perusahaan asal China yang beroperasi di Indonesia.

Sidak ini dilakukan menyusul adanya laporan mengenai praktik bisnis yang merugikan negara, khususnya terkait kewajiban pajak di Cikupa Tangerang, Kamis 5 Februari 2026.

Dalam video yang di unggah durasi 2 menit dari kanal inew tv tersebut, Purbaya mengungkapkan kekecewaannya setelah menemukan sekitar 30 hingga 40 perusahaan yang melakukan praktik penjualan langsung kepada klien tanpa memungut Pajak Pertambahan Nilai (PPN).

Modus Operasional, Perusahaan-perusahaan tersebut menggunakan sistem cash-based (pembayaran tunai) tanpa mengeluarkan faktur pajak resmi.

Purbaya menegaskan bahwa praktik ini tidak hanya mengurangi pendapatan negara dari PPN, tetapi juga memanipulasi laporan pendapatan perusahaan (income tax) yang ditekan agar terlihat lebih rendah.

Baca juga:  Anies Sebut Prabowo Punya Tanah 340.000 Hektare di Kalimantan dan Aceh, Cek Faktanya!

Pesan Tegas kepada Bos Perusahaan, Purbaya juga menyoroti adanya laporan bahwa pemilik perusahaan tersebut sempat meremehkan hukum di Indonesia.

“Ada yang lapor ke saya, katanya yang punya (bosnya) nantang-nantang saya. Katanya Indonesia enggak mungkin berubah karena bangsa kita gampang disogok,” ujar Purbaya dengan nada tegas.

Menanggapi hal tersebut, ia memberikan peringatan keras Kepatuhan Pajak Semua perusahaan wajib mulai memberlakukan PPN dalam setiap transaksinya.

Sanksi Tegas Jika tidak segera memperbaiki sistem keuangannya, Purbaya mengancam akan mengambil tindakan hukum yang lebih keras (“disikat”).

Ia menekankan bahwa pajak yang terkumpul sangat penting untuk pembangunan daerah, seperti perbaikan infrastruktur di Sragen dan wilayah lainnya.

Baca juga:  Evaluasi BPJS PBI: DPR Desak Transparansi Data Agar Hak Sehat Rakyat Tak Terputus.

Langkah ke Depan Pemerintah berkomitmen untuk terus memperbaiki sistem pengawasan agar tidak ada lagi celah bagi perusahaan asing maupun lokal untuk menghindari pajak.

Purbaya berharap ke depannya seluruh perusahaan internasional yang berinvestasi di Indonesia dapat menghormati kedaulatan hukum dan berkontribusi secara adil terhadap perekonomian nasional.

Penulis : Kang Mus

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Gulam Mohamad Sharon Meminta Segera Perbaikan Mesin Pembangkit Listrik yang Rusak di Kalbar
Langkah Tegap Pimpinan DPR RI dan Pimpinan Banggar DPR RI Menuju Sidang Rapat Paripurna Menutup Masa Sidang IV.
Perkokoh Persatuan, Syarief Abdullah Alkadrie Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan di Jawai
Rajut Harmoni Bangsa, Syarief Abdullah Gandeng Laskar Madura dan Santri Abdussalam Bumikan Nilai Pancasila.
Sebut Kaltim Kaya SDA, Rieke : Harusnya Seluruh Mahasiswa Bisa Kuliah Gratis
Evaluasi BPJS PBI: DPR Desak Transparansi Data Agar Hak Sehat Rakyat Tak Terputus.
Hadiri Mujahadah Kubro, Suara Bergetar Prabowo Subianto: “Seluruh Jiwa Raga Saya untuk Rakyat
Prabowo Subianto Hadiri Mujahadah Kubro Satu Abad NU: Tegaskan NU Penjaga Kedamaian Bangsa

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:27

Pesta Durian Sanggau, NasDem Sponsori 1.500 Buah Gratis demi Dongkrak Ekonomi Petani Lokal.

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:22

Syarief Abdullah Hadiri Puncak Penutupan Milad ke-37 Rema Muda Ambawang Berikan Pesan: Jaga Pesatuan.

Sabtu, 4 Juli 2026 - 07:20

Gulam Mohamad Sharon Meminta Segera Perbaikan Mesin Pembangkit Listrik yang Rusak di Kalbar

Senin, 29 Juni 2026 - 06:10

Buka Rakerda di Kayong Utara, Syarief Abdullah Optimis NasDem Kayong Utara Cetak Sejarah Baru.

Senin, 29 Juni 2026 - 05:35

Syarief Abdullah Dialog Bersama KAHMI Kayong Utara : Menjawab Tantangan Efisiensi Infrastruktur.

Jumat, 26 Juni 2026 - 13:14

Lantik Pusdiklat dan DKD, Syarief Abdullah: Pramuka Adalah Lahan Pengabdian dan Pembentuk Karakter.

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:52

Sampaikan 7 Tuntutan dari Isu Nasional hingga Drainase Lokal, PC PMII Kota Pontianak Gelar Aksi di Bambu Runcing

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:08

Respon Cepat Syarief Abdullah Bersama Balai BPJN PUPR Kalbar Segera Tangani Jalan Rusak di Peniraman Mempawah.

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x