Sebut Kaltim Kaya SDA, Rieke : Harusnya Seluruh Mahasiswa Bisa Kuliah Gratis - Mata Khatulistiwa

Sebut Kaltim Kaya SDA, Rieke : Harusnya Seluruh Mahasiswa Bisa Kuliah Gratis

Selasa, 10 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Matakhatulistiwa.id I SAMARINDA – Sebuah diskusi publik bertajuk “Pengelolaan BUMN di Era Ekonomi Baru” yang diselenggarakan di Universitas Mulawarman (Unmul) mendadak riuh.

Rieke diah pitaloka menyoroti kontradiksi antara kekayaan sumber daya alam (SDA) di Kalimantan Timur dengan kesejahteraan masyarakat lokal, khususnya di sektor pendidikan dan infrastruktur energi.

Dalam keterangannya, Politisi PDI Perjuangan tersebut menekankan bahwa dengan adanya sekitar 41 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang beroperasi di Kalimantan Timur—mulai dari sektor minyak hingga batu bara—seharusnya memberikan dampak signifikan bagi putra-putri daerah.

“Seandainya ekosistem BUMN-nya benar, maka menurut keyakinan konstitusional saya, seluruh mahasiswa yang ada di Kalimantan Timur harusnya gratis sekolahnya,” ujarnya yang disambut tepuk tangan meriah dari ratusan mahasiswa yang hadir dalam Diskusi di Universitas Mulawarman, Selasa 10 Februari 2026.

Baca juga:  Profil Ustadz Faisol: Penyuluh Agama Islam Lulusan Pesantren dengan Kecakapan IT, Pencipta Website iBerkah

Sorotan pada PLN dan IKN

Tak hanya soal pendidikan, diskusi tersebut juga menguliti persoalan klasik di Kalimantan Timur, yaitu kendala kelistrikan.

Meski kaya akan batu bara sebagai bahan baku utama pembangkit listrik, kenyataannya pemadaman listrik masih sering terjadi di wilayah tersebut.

Persoalan ini semakin tajam ketika Rieke membandingkannya dengan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Ia mengkritik penggunaan dana BUMN, khususnya PLN, yang mencapai angka triliunan rupiah untuk menyokong infrastruktur kelistrikan di IKN.

“Uang PLN itu adalah uang rakyat, bukan uang penggagas IKN. Bagaimana cara mengembalikan uang perusahaan itu?” kritiknya.

Diskusi ini diharapkan menjadi pemantik bagi pemerintah dan pengelola BUMN untuk mengevaluasi kembali distribusi kesejahteraan di wilayah Kalimantan Timur, agar jargon “daerah kaya” tidak sekadar menjadi ironi di tengah masyarakatnya sendiri.

Baca juga:  Viral, Ketua BEM UGM Sebut Gibran Anak Haram Konstitusi & Jokowi Alumni UGM Paling Memalukan Sepanjang Sejarah

Berita Terkait

Langkah Tegap Pimpinan DPR RI dan Pimpinan Banggar DPR RI Menuju Sidang Rapat Paripurna Menutup Masa Sidang IV.
Perkokoh Persatuan, Syarief Abdullah Alkadrie Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan di Jawai
Rajut Harmoni Bangsa, Syarief Abdullah Gandeng Laskar Madura dan Santri Abdussalam Bumikan Nilai Pancasila.
Evaluasi BPJS PBI: DPR Desak Transparansi Data Agar Hak Sehat Rakyat Tak Terputus.
Hadiri Mujahadah Kubro, Suara Bergetar Prabowo Subianto: “Seluruh Jiwa Raga Saya untuk Rakyat
Prabowo Subianto Hadiri Mujahadah Kubro Satu Abad NU: Tegaskan NU Penjaga Kedamaian Bangsa
Diseret ke Jalur Hukum, Pandji Pragiwaksono Tak Gentar: ‘Mens Rea’ Jalan Terus!
Sidak Perusahaan China, Purbaya Yudhi Sadewa Temukan Dugaan Pelanggaran Pajak

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 14:58

Kwarda Pramuka Kalbar Audiensi Bersama Gubernur Kalbar, Bahas Beberapa Program Startegis dan Rehabilitasi Aset

Rabu, 29 April 2026 - 05:13

Memperkuat Fondasi Bangsa: Syarief Abdullah Tanamkan Nilai Pancasila Bersama Pramuka Kalbar

Selasa, 28 April 2026 - 10:15

Syarief Abdullah Buka Rakerda Pramuka Kalbar: Fokus Penguatan Anggota dan Persiapan Jambore Nasional 2026

Selasa, 28 April 2026 - 08:10

Percepat Penerangan Plosok Desa, Syarief Abdullah Dorong PLN Realisasikan PLTS untuk Ratusan Desa di Kalbar.

Selasa, 28 April 2026 - 06:15

Kawal Pembangunan Daerah, Syarief Abdullah Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah.

Senin, 27 April 2026 - 15:03

BPDLH Bekerjasama Dengan LSKM Kalbar Gandeng 100 Aktivis Hijau di Desa Durian.

Senin, 27 April 2026 - 10:34

Syarief Abdullah Alkadrie Ajak Masyarakat Bersinergi Dukung Program Pembangunan

Minggu, 26 April 2026 - 16:47

Ratusan Warga Kecamatan Ambawang dan Kuala Mandor B Terima Bantuan BSPS, Syarief Abdullah Tegaskan Tak Ada Pungutan Biaya.

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x