Evaluasi BPJS PBI: DPR Desak Transparansi Data Agar Hak Sehat Rakyat Tak Terputus. - Mata Khatulistiwa

Evaluasi BPJS PBI: DPR Desak Transparansi Data Agar Hak Sehat Rakyat Tak Terputus.

Senin, 9 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Matakhatulistiwa.id I JAKARTA – Nihayatul Wafiroh Wakil Ketua Komisi IX DPR RI memberikan catatan kritis terkait tata kelola Jaminan Sosial Kesehatan Nasional, khususnya mengenai mekanisme pemutusan kepesertaan bagi Penerima Bantuan Iuran (PBI).

Hal ini disampaikan dalam Rapat Konsultasi terkait Perbaikan Ekosistem Tata Kelola Jaminan Sosial Kesehatan Terintegrasi yang disiarkan live streaming dari YouTube DPR RI di Ruang Sidang Komplek Parlemen, Senin 9 Februari 2026.

Dalam rapat tersebut, Wafiroh mengurai banyaknya keluhan dan protes dari masyarakat yang merasa dirugikan akibat pemutusan status kepesertaan PBI secara sepihak tanpa adanya informasi yang jelas sebelumnya.

Dampak Nyata bagi Masyarakat Kecil

DPR menyoroti bahwa banyak masyarakat baru mengetahui status kepesertaan mereka sudah non-aktif justru di saat-saat kritis, seperti ketika harus menjalani cuci darah, proses melahirkan, atau perawatan darurat lainnya di rumah sakit.

Baca juga:  Prabowo Subianto Hadiri Mujahadah Kubro Satu Abad NU: Tegaskan NU Penjaga Kedamaian Bangsa

“Meskipun sudah ada Standar Operasional Prosedur (SOP) yang mengatur pemberian informasi saat kepesertaan diputus, pada kenyataannya masyarakat sering kali tetap tidak mendapatkan informasi tersebut,” ujarnya.

Dua Poin Utama Evaluasi

Ada dua poin krusial yang ditekankan dalam evaluasi kali ini:

  1. Pentingnya Sosialisasi yang Masif: Pemerintah dan pihak terkait diminta untuk memperbaiki sistem komunikasi agar masyarakat mengetahui hak dan status kepesertaannya jauh sebelum membutuhkan layanan medis.
  2. Kendala Anggaran Daerah (APBD): Penurunan anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) berdampak langsung pada pengurangan jumlah penerima PBI di tingkat daerah.

Hal ini menciptakan kesulitan tambahan bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang sedang menempuh pendidikan di luar daerah (seperti mahasiswa atau santri) saat ingin melakukan pemindahan data kepesertaan.

Baca juga:  Kelakar Hakim MK Arief Hidayat: "Saya Pengen Anak Saya Jadi Wapres"

Respons Netizen

Siaran langsung rapat tersebut juga dibanjiri komentar dari warganet. Banyak yang menyuarakan keresahan serupa, mulai dari permintaan audit terhadap BPJS hingga kritik terhadap efektivitas anggaran kesehatan.

Beberapa netizen bahkan menceritakan pengalaman pribadi mereka yang mengalami penolakan layanan medis karena kepesertaan yang tiba-tiba dinonaktifkan.

DPR RI berharap ke depannya terdapat integrasi data yang lebih baik dan ekosistem jaminan kesehatan yang lebih ramah bagi masyarakat kurang mampu, agar peristiwa penolakan pasien di rumah sakit akibat masalah administrasi tidak terus terulang.

Berita Terkait

Langkah Tegap Pimpinan DPR RI dan Pimpinan Banggar DPR RI Menuju Sidang Rapat Paripurna Menutup Masa Sidang IV.
Perkokoh Persatuan, Syarief Abdullah Alkadrie Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan di Jawai
Rajut Harmoni Bangsa, Syarief Abdullah Gandeng Laskar Madura dan Santri Abdussalam Bumikan Nilai Pancasila.
Sebut Kaltim Kaya SDA, Rieke : Harusnya Seluruh Mahasiswa Bisa Kuliah Gratis
Hadiri Mujahadah Kubro, Suara Bergetar Prabowo Subianto: “Seluruh Jiwa Raga Saya untuk Rakyat
Prabowo Subianto Hadiri Mujahadah Kubro Satu Abad NU: Tegaskan NU Penjaga Kedamaian Bangsa
Diseret ke Jalur Hukum, Pandji Pragiwaksono Tak Gentar: ‘Mens Rea’ Jalan Terus!
Sidak Perusahaan China, Purbaya Yudhi Sadewa Temukan Dugaan Pelanggaran Pajak

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:52

Sampaikan 7 Tuntutan dari Isu Nasional hingga Drainase Lokal, PC PMII Kota Pontianak Gelar Aksi di Bambu Runcing

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:08

Respon Cepat Syarief Abdullah Bersama Balai BPJN PUPR Kalbar Segera Tangani Jalan Rusak di Peniraman Mempawah.

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:28

Syarif Abdullah Alkadrie Serahkan Bantuan Mesin Panen Combine Harvester kepada Kelompok Tani di Kabupaten Sambas

Sabtu, 20 Juni 2026 - 16:28

Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Syarif Abdullah Alkadrie Serahkan Bantuan Mesin Combine Harvester di Sungai Jaga Bengkayang.

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:20

Ketua Kwarnas Resmi Lantik Pengurus Kwarda Gerakan Pramuka Kalbar Masa Bakti 2025-2030

Minggu, 14 Juni 2026 - 23:42

Mengalir Laksana Air: Refleksi 60 Tahun Langkah Pengabdian dan Perjuangan Syarief Abdullah Alkadrie.

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:43

Hadiri Haul Agung Raja Kubu ke-238, Syarief Abdullah Ajak Masyarakat Dalam Melestarikan Nilai Luhur Kerajaan Kubu.

Jumat, 12 Juni 2026 - 08:52

Kelompok Tani Masyarakat Sambas dan Bengkayang Terima Bantuan Mesin Panen Combine Harvester Aspirasi Syarif Abdullah Alkadrie.

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x