PMII Pontianak Kritik Pendidikan Mahal dan Upah Buruh Rendah - Mata Khatulistiwa

PMII Pontianak Kritik Pendidikan Mahal dan Upah Buruh Rendah

Kamis, 30 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PONTIANAK – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kota Pontianak melontarkan kritik tajam terhadap kondisi sosial yang dinilai semakin timpang, terutama dalam akses pendidikan dan kesejahteraan buruh di Kota Pontianak.

Ketua Cabang PMII Kota Pontianak menyampaikan bahwa hingga saat ini pendidikan berkualitas masih sulit dijangkau oleh masyarakat kalangan bawah. Dalam rilis resmi yang disampaikan, ia menilai bahwa pendidikan yang seharusnya menjadi hak dasar justru berubah menjadi barang mewah.

Ia mengungkapkan, banyak anak muda di Pontianak yang memiliki potensi dan keinginan melanjutkan pendidikan, namun harus mengurungkan niat akibat biaya yang dinilai tidak lagi rasional.
“Hari ini kita masih menyaksikan pendidikan masih tergolong barang mewah. Banyak anak muda di negeri ini termasuk di Pontianak yang memiliki potensi besar dan memiliki keinginan untuk melanjutkan pendidikan, namun terpaksa menyerah karena biaya yang tidak lagi rasional bagi kantong masyarakat kecil,” ujarnya.

Baca juga:  Komisi Penyiaran Daerah Kalimantan Barat Harus Menjadi Mercusuar Pembangunan Daerah

Selain sektor pendidikan, PC PMII Kota Pontianak juga menyoroti kondisi kesejahteraan buruh yang dinilai masih jauh dari kata layak. Mereka menilai kontribusi buruh terhadap roda perekonomian belum diimbangi dengan perlindungan dan upah yang memadai.

Secara tidak langsung, PMII menilai kebijakan pengupahan saat ini belum mampu mengimbangi kenaikan inflasi dan biaya hidup yang terus meningkat. Hal ini dinilai memperparah kondisi masyarakat, terutama bagi keluarga buruh yang juga harus menanggung biaya pendidikan anak.
“Sangat memprihatinkan ketika biaya untuk menempuh pendidikan terus meroket, namun pendapatan para orang tua yang mayoritas bekerja sebagai buruh justru tergolong rendah. Kami merasa ini adalah lingkaran kemiskinan yang dipelihara jika sistem tidak segera diperbaiki,” tegasnya.

Baca juga:  TKN Capres Prabowo - Gibran Siapkan Nobar Debat Malam Ini

Momentum peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) dan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) menjadi sorotan penting bagi PMII untuk mendorong evaluasi menyeluruh terhadap dua sektor tersebut. Mereka menilai, tanpa perbaikan serius, cita-cita besar bangsa akan sulit tercapai.

Ketua Cabang PMII Kota Pontianak juga menyinggung visi Indonesia Emas 2045 yang dicanangkan pemerintah. Menurutnya, visi tersebut harus dibarengi dengan perbaikan nyata di tingkat akar rumput, khususnya dalam hal pendidikan dan kesejahteraan pekerja.

“Di sisi lain, tahun lalu pemerintah mengkampanyekan Indonesia Emas 2045. Kami rasa jika pemerintah masih menginginkan Indonesia Emas pada tahun 2045, maka di momentum Hari Buruh dan Hardiknas ini harus menjadi refleksi bersama terutama bagi pemerintah yang terhormat,” tutupnya.

Baca juga:  Upacara HUT ke-80 RI di Kemenag Melawi Berlangsung Khidmat dan Sukses

Dengan kondisi yang ada saat ini, PC PMII Kota Pontianak menegaskan pentingnya langkah konkret dari pemerintah untuk menghadirkan kebijakan yang lebih berpihak kepada masyarakat, khususnya dalam menjamin akses pendidikan yang terjangkau dan peningkatan kesejahteraan buruh.

Berita Terkait

Syarief Abdullah Buka Rakerda Pramuka Kalbar: Fokus Penguatan Anggota dan Persiapan Jambore Nasional 2026
Langkah Berani Prabowo: Hibahkan 4.000 Meter Lahan Strategis demi Kejayaan Lembaga Islam
Gulam Sharon Dukung Inovasi Penguraian Sampah Organik
Lepas Jamaah Umrah, Kepala Kemenhaj Melawi Ingatkan Makna Umrah yang Sering Terlupakan
Pengurus Baru Resmi Dilantik,Kadin Kubu Raya Tegaskan Komitmen Dorong Penguatan Usaha Lokal
Syarief Abdullah Lepas Peserta PLN Mobile Run Pontianak 2025
Komisi Penyiaran Daerah Kalimantan Barat Harus Menjadi Mercusuar Pembangunan Daerah
Upacara HUT ke-80 RI di Kemenag Melawi Berlangsung Khidmat dan Sukses

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:13

Syarief Abdullah Tegaskan Kepatuhan Konstitusi, Ajak Masyarakat Kawal Pemerintahan Sampai Tuntas Jangan Terpancing Provokasi.

Kamis, 30 April 2026 - 15:22

Mantapkan Persiapan Kedatangan Waketum, NasDem Kalbar Gelar Rapat Koordinasi Wilayah

Kamis, 30 April 2026 - 11:36

Perkuat Sinergi Jelang Pemilu, DPW NasDem Kalbar Terima Kunjungan Konsolidasi Bawaslu Kalbar

Rabu, 29 April 2026 - 21:58

Serap Aspirasi di Wajok Hulu, Syarief Abdullah Komitmen Kawal Program Strategis dan Pembangunan Infrastruktur

Rabu, 29 April 2026 - 05:13

Memperkuat Fondasi Bangsa: Syarief Abdullah Tanamkan Nilai Pancasila Bersama Pramuka Kalbar

Selasa, 28 April 2026 - 10:15

Syarief Abdullah Buka Rakerda Pramuka Kalbar: Fokus Penguatan Anggota dan Persiapan Jambore Nasional 2026

Selasa, 28 April 2026 - 08:10

Percepat Penerangan Plosok Desa, Syarief Abdullah Dorong PLN Realisasikan PLTS untuk Ratusan Desa di Kalbar.

Selasa, 28 April 2026 - 06:15

Kawal Pembangunan Daerah, Syarief Abdullah Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah.

Berita Terbaru

Uncategorized

PMII Pontianak Kritik Pendidikan Mahal dan Upah Buruh Rendah

Kamis, 30 Apr 2026 - 01:46

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x