MATAKHATULISTIWA.ID I KUBURAYA– Anggota DPR RI Fraksi NasDem, Sekaligus Wakil Ketua Badan Angggaran DPR RI H. Syarief Abdullah Alkadrie, melakukan koordinasi intensif dengan General Manager (GM) PLN Unit Induk Distribusi (UID) Kalimantan Barat terkait percepatan progres pembangunan infrastruktur listrik di wilayah Kalimantan Barat.
Pertemuan ini adalah mendorong realisasi usulan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) bagi ratusan desa yang hingga kini belum tersentuh aliran listrik
Berdasarkan data koordinasi tersebut, tercatat masih ada sekitar 300 desa di Kalimantan Barat yang belum teraliri listrik secara optimal.
Syarief berharap agar usulan-usulan yang telah disampaikan dapat segera terealisasi guna mengejar ketertinggalan infrastruktur energi di daerah pelosok.
Syarief Sebagai Wakil Ketua Badan Angggaran DPR RI menekankan bahwa wilayah timur Kalimantan Barat menjadi prioritas utama karena memiliki konsentrasi desa tanpa listrik terbanyak.
“Kami terus berkoordinasi dengan GM PLN Kalbar agar fasilitas listrik ini segera dipercepat. Harapannya, masyarakat di ratusan desa tersebut, terutama di wilayah timur yang paling banyak belum teraliri, bisa segera menikmati listrik sebagai penunjang ekonomi dan kehidupan sehari-hari,” ujar Syarief dalam pertemuan bersama GM PLN di Kantor Bupati Kuburaya, Senin, 27 April 2026.
Pihak PLN menyambut baik koordinasi ini sebagai bagian dari komitmen bersama untuk mencapai target elektrifikasi 100% di Kalimantan Barat.
PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya dinilai sebagai solusi paling efektif untuk menjangkau desa-desa yang memiliki akses geografis sulit dan jauh dari jaringan transmisi utama (off-grid).
Dengan adanya sinergi antara legislatif dan PLN, diharapkan proses pengalokasian anggaran dan eksekusi lapangan dapat berjalan lebih cepat tanpa hambatan birokrasi yang berbelit.
Penulis : Hamka











