MATA KHATULISTIWA.ID I PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan menerima kunjungan audiensi dari jajaran Pengurus Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Kalimantan Barat di ruang kerja Kantor Gubernur pada Rabu, 29 April 2026.
Pertemuan ini menjadi momentum penguatan sinergi antara Pemerintah Provinsi dengan gerakan kepanduan di Kalbar.
Audiensi dikomandoi langsung oleh Ketua Kwarda Kalbar, H. Syarief Abdullah Alkadrie, S.H., M.H. dan didampingi oleh jajaran pengurus Kwarda yang baru.
Dalam kesempatan ini, Ketua Kwarda memperkenalkan struktur wajah kepengurusan periode terbaru kepada Gubernur.
Syarief Abdullah menyampaikan bahwa Surat Keputusan (SK) Kwarda Kalbar telah resmi terbit, menandai kesiapan administrasi organisasi untuk menjalankan program kerja ke depan.
Kwarda meminta kesediaan waktu Gubernur untuk dilantik oleh Kwartir Nasional (Kwarnas) sebagai Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida). Agenda pelantikan ini direncanakan akan dijadwalkan pada Juni 2026.
Selain membahas agenda internal, pertemuan juga membahas kesiapan Kwarda Kalbar dalam menghadapi Jambore Nasional (Jamnas) yang akan dilaksanakan tahun ini, serta berbagai agenda strategis Kwarda lainnya.
Menindaklanjuti kondisi Kantor Kwarda yang mengalami kerusakan berat (atap bocor dan kerusakan fasilitas penunjang), Kwarda meminta bantuan pemerintah untuk melaksanakan rehabilitasi gedung. Bersamaan dengan itu, mengharapkan koordinasi terkait penetapan retribusi agar sarana kantor dapat dikelola secara lebih efektif
Kwarda juga menyampaikan aspirasi agar Gedung Sadika di Jeruju, yang merupakan aset Pramuka dengan lokasi representatif, dapat dikelola sepenuhnya oleh Pramuka untuk mendukung kegiatan kepemudaan.
Gubernur Kalimantan Barat menyambut hangat kehadiran jajaran pengurus Kwarda. Beliau memberikan apresiasi atas dedikasi pengurus baru dan menyatakan komitmen pemerintah untuk mendukung kemajuan Gerakan Pramuka di Kalimantan Barat.
Penulis : Anam
Sumber Berita : Mata khatulistiwa.id











