Matakhatulistiwa.id | Jakarta – Komisi Pemilihan Umum (KPU) secara resmi telah mengumumkan 11 nama-nama panelis yang akan merumuskan bahan-bahan yang akan digunakan untuk debat perdana capres pada Selasa 12 Desember 2023 nanti.
11 nama panelis yang bersedia ikut dalam rancangan bahan debat capres nanti merupakan akademisi di bidang politik dan hukum tata negara serta aktivis kemanusiaan. Berikut nama-nama 11 panelis dimaksud:
- Pakar Ilmu Politik UGM Mada Sukmajati
- Pakar Ilmu Politik Undana Rudi Rohi
- Ahli Hukum Tata Negara Undip Lita Tyesta ALW
- Pakar Hukum Unand Khairul Fahmi
- Pakar Hukum Tata Negara UNS Agus Riewanto
- Pakar Tata Hukum Negara Unpad Susi Dwi Harijanti
- Guru Besar Universitas Jember Bayu Dwi Anggono
- Ketua Komnas HAM 2017-2020 Ahmad Taufan Damanik
- Guru Besar Studi Agama UIN Sunan Kalijaga Phil Al Makin
- Dekan Fakultas Ilmu Dakwah dan Komunikasi UIN Syarif Hidayatullah, Gun Gun Heryanto
- Dekan Fisipol UGM Wawan Mas’udi
“Ini ada 11 panelis yang kami sudah hubungi dan bersedia sejak kemarin. Nah, kemudian tanggal 10, mulai besok kami akan karantina sampai tanggal 13 di Jakarta untuk merumuskan pertanyaan-pertanyaan yang akan disusun oleh panelis,” ujar Komisioner KPU August Mellaz di Kantor KPU RI Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (9/12/).
Mellaz melanjutkan pihaknya sudah menyusun konsep untuk debat capres 12 Desember mendatang. Lanjut dia, debat nanti tak akan jauh berbeda dengan periode-periode sebelumnya.
“Jadi yang jelas, tentu setelah kesediaan itu, KPU menetapkan penetapan, membuat SK bahwa nama-nama panelis ini. Kemudian mereka juga akan menandatangani pakta integritas,” kata Mellaz.
“Nah kalau karantina nanti kami akan diskusikan tema besarnya dan kemudian bagaimana rumusan-rumusan pertanyaan, termasuk bagaimana tata kelola dari pertanyaan-pertanyaan yang nanti akan dirumuskan oleh para panelis di situ,” pungkasnya.











