Matakhatulistiwa.id | Pontianak – Anggota Badan Sosialisasi MPR RI Syarief Abdullah mengatakan nilai yang terkandung dalam Pancasila tidak ada yang bertentangan dengan agama, karena dalam idiologi itu juga tak lepas dari peran dan perjuangan para ulama.
Sebagaimana para ulama terdahulu sudah melakukan ijtihad dan istikharah yang begitu panjang sehingga nilai nilai yang terkandung dalam Pancasila itu dapat melekat sekian puluh tahun.
Dirinya tegaskan tidak ada sila-sila yang terkandung dalam Pancasila itu bertentangan dengan agama.
Agama mengajarkan untuk saling menghargai tidak menindas, tidak melakukan orang semena mena itu dilarang, sebagai wujud dari sila kedua kemanusiaan yang adil dan beradab.
“Jadi implementasi dari sila sila itu sudah sangat relevan terhadap kehidupan bangsa Indonesia” katanya dalam agenda kegiatan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang di gelar di cafe Jl Kota Baru 26 November 2023.
Tak hanya itu dirinya juga menyampaikan
Konstitusi itu harus menjadi keinginan dari masyarakat apakah urgensi untuk merubahnya, kalau mau dirubah semaunya saja, jangan jadikan empat konsensus.
kalau dulu di masa orde baru menggunakan reperendum menyakan langsung kepada masyarakat sekarang menggunkan pasal 17 tetapi untuk merubah konstitusi itu harus dengan dasar dasar yang kuat .
“Fraksi NasDem juga sudah melakukan survei menyakan kepada masyarakat sebagian besar masyarakat menolak perubahan konstitusi amandemen konstitusi itu apalagi hanya amandemen kepentingan sesaat” imbuhnya.
“Secara pribadi saya menolak terhadap Perubahan konstitusi karena merusak tatanan dalam berbangsa dan bernegara sehingga 4 konsensus harus di pegang teguh dan di pertahankan karena itu merupakan sumber hukum pormil negara sebagai sumber segala sumber hukum Pancasila sebagai hukum tertinggi tetapi hukum pormil tertinggi adalah UUD 45” paparnya di hadapan para peserta yang hadir











