BPDLH Bekerjasama Dengan LSKM Kalbar Gandeng 100 Aktivis Hijau di Desa Durian.

- Penulis

Senin, 27 April 2026 - 15:03 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui skema Indonesia’s FOLU Net Sink 2030, resmi menggelar program penguatan ekosistem di Kabupaten Kubu Raya.
Bekerjasama dengan Lembaga Strategis Kebijakan Masyarakat (LSKM) Kalimantan Barat, kegiatan ini dipusatkan di Aula Serbaguna Torasera, Desa Durian, Kecamatan Sungai Ambawang, Senin 27 April 2026.

Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui skema Indonesia’s FOLU Net Sink 2030, resmi menggelar program penguatan ekosistem di Kabupaten Kubu Raya. Bekerjasama dengan Lembaga Strategis Kebijakan Masyarakat (LSKM) Kalimantan Barat, kegiatan ini dipusatkan di Aula Serbaguna Torasera, Desa Durian, Kecamatan Sungai Ambawang, Senin 27 April 2026.

MATA KHATULISTIWA.ID I KUBU RAYA – Komitmen menjaga kelestarian hutan dan menekan emisi karbon terus diperkuat melalui aksi nyata di tingkat tapak. 

Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui skema Indonesia’s FOLU Net Sink 2030, resmi menggelar program penguatan ekosistem di Kabupaten Kubu Raya.

Bekerjasama dengan Lembaga Strategis Kebijakan Masyarakat (LSKM) Kalimantan Barat, kegiatan ini dipusatkan di Aula Serbaguna Torasera, Desa Durian, Kecamatan Sungai Ambawang, Senin 27 April 2026.

Ketua Pelaksana Kegiatan, Achmad Efendi menegaskan bahwa agenda ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah awal dari tajuk besar “Revitalisasi Ekosistem Desa Durian Melalui Program Reboisasi Berkelanjutan”.

Baca juga:  Syarief Abdullah Alkadrie Ajak Masyarakat Bersinergi Dukung Program Pembangunan

“Kami melibatkan sedikitnya 100 peserta yang merupakan pegiat lingkungan hidup lokal. Fokus utama kita adalah memastikan bahwa penanaman kembali (reboisasi) dilakukan dengan prinsip keberlanjutan, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh struktur ekologi dan ekonomi masyarakat desa,” ujar Ahmad Effendi dalam sambutannya.

Hadir sebagai narasumber utama sekaligus pemantik diskusi, Dr. Hamka, yang juga menjabat sebagai Ketua Gerakan Nusantara. 

Dalam paparannya, Dr. Hamka menekankan pentingnya sinergi antara kebijakan pemerintah pusat melalui BPDLH dengan kearifan lokal masyarakat dalam menjaga tutupan hutan.

Selain unsur akademisi, kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari praktisi pemerintahan desa. 

Terlihat hadir jajaran tokoh dari APDESI (Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia) Kabupaten Kubu Raya, yang memberikan apresiasi atas dipilihnya Desa Durian sebagai titik sentral gerakan hijau ini.

Baca juga:  MotoGP Prancis 2025 : Johann Zarco Akhiri Puasa Podium Honda

Upaya mencapai kondisi di mana penyerapan karbon dari sektor kehutanan dan penggunaan lahan sama atau lebih besar dari emisinya.

Keterlibatan 100 aktivis lingkungan sebagai garda terdepan pengawasan dan pelaksanaan reboisasi di lapangan.

Dengan dimulainya program ini, Desa Durian diharapkan menjadi pilot project bagi desa-desa lain di Kalimantan Barat dalam mengimplementasikan mitigasi perubahan iklim berbasis pemberdayaan masyarakat.

Penulis : Anam

Editor : Hairul

Sumber Berita: Mata khatulistiwa.id

Follow WhatsApp Channel matakhatulistiwa.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Tengah Kepulan Asap Meluas, Tim MPA Permata Jaya Berjibaku Lawan Asap dan Panas.
Dukung Pelestarian Lingkungan, Karang Taruna Kubu Raya Siap Kerahkan Personil untuk Penanaman Mangrove.
Dengar Suara Kritis Mahasiswa, Syarief Abdullah Rangkul Ratusan Kaum Intelektual Muda: Kita Sinergikan Bersama.
Syarief Abdullah Hadiri Puncak Penutupan Milad ke-37 Rema Muda Ambawang Berikan Pesan: Jaga Pesatuan.
Lantik Pusdiklat dan DKD, Syarief Abdullah: Pramuka Adalah Lahan Pengabdian dan Pembentuk Karakter.
Mengalir Laksana Air: Refleksi 60 Tahun Langkah Pengabdian dan Perjuangan Syarief Abdullah Alkadrie.
Hadiri Haul Agung Raja Kubu ke-238, Syarief Abdullah Ajak Masyarakat Dalam Melestarikan Nilai Luhur Kerajaan Kubu.
Kades Sungai Ambawang Kuala Ucapkan Terima Kasih Kepada Syarief Abdullah dan Yuliansyah
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:34 WIB

Di Tengah Kepulan Asap Meluas, Tim MPA Permata Jaya Berjibaku Lawan Asap dan Panas.

Rabu, 15 Juli 2026 - 06:24 WIB

Dengar Suara Kritis Mahasiswa, Syarief Abdullah Rangkul Ratusan Kaum Intelektual Muda: Kita Sinergikan Bersama.

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:22 WIB

Syarief Abdullah Hadiri Puncak Penutupan Milad ke-37 Rema Muda Ambawang Berikan Pesan: Jaga Pesatuan.

Jumat, 26 Juni 2026 - 13:14 WIB

Lantik Pusdiklat dan DKD, Syarief Abdullah: Pramuka Adalah Lahan Pengabdian dan Pembentuk Karakter.

Minggu, 14 Juni 2026 - 23:42 WIB

Mengalir Laksana Air: Refleksi 60 Tahun Langkah Pengabdian dan Perjuangan Syarief Abdullah Alkadrie.

Berita Terbaru

Kolom/Opini

Kemarau Menguji Kita Evaluasi.

Selasa, 22 Sep 2026 - 14:52 WIB

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x