Mata khatulistiwa.id | Landak – Kondisi infrastruktur di daerah pedalaman Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, kian memprihatinkan. Salah satu yang menjadi sorotan tajam adalah Jembatan Sungai Layang yang berlokasi di Desa Sungai Segak, Kecamatan Sebangki. kabupaten Landak Provinsi Kalimantan Barat.
Jembatan yang menjadi akses vital warga tersebut kini dalam kondisi miring dan nyaris roboh.
Kepala Desa Sungai Segak Moh Syarif menyampaikan aspirasi dan kekhawatiran warganya melalui sebuah unggahan video di lokasi kejadian.
Ia mengungkapkan bahwa jembatan tersebut merupakan penghubung utama antara Dusun Sungai Layang 1 dan Dusun Sungai Segak, serta akses penting menuju Kantor Camat Sebangki.
“Jembatan ini sangat penting bagi karyawan, peserta didik, hingga masyarakat umum. Kami sangat berharap pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten segera menindaklanjuti pembangunan jembatan ini,” ujarnya disela saat melakukan peninjauan, Kamis 5 Februari 2026.
Sudah Disurvei, Namun Belum Ada Realisasi Menurut keterangan Kades tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Landak sebenarnya telah melakukan survei langsung ke lokasi pada tahun 2025 lalu.
Namun, hingga awal tahun 2026 ini, belum ada kepastian riil mengenai kapan pembangunan atau perbaikan total akan dilakukan.
Kondisi jembatan yang semakin hari semakin miring ke arah sungai sangat membahayakan keselamatan pelintas.
Beberapa warga dilaporkan sudah pernah terjatuh saat melintasi jembatan tersebut. Jika jembatan ini benar-benar roboh, mobilitas ekonomi dan pendidikan di beberapa dusun akan lumpuh total.
“Kami memohon dengan kerendahan hati kepada instansi terkait penanggulangan bencana untuk melihat kondisi desa kami di pedalaman. Jangan sampai menunggu ada korban jiwa baru bertindak,” tambahnya menutup pernyataan.
Masyarakat berharap agar janji pembangunan tidak hanya sekadar wacana, mengingat urgensi jembatan ini sebagai urat nadi kehidupan warga di Kecamatan Sebangki Kabupaten Landak.
Penulis : Kang mus
Editor : Redaksi











