JAKARTA – Hakim Mahkamah Konstitusi (MK), Arief Hidayat, mencuri perhatian publik lewat banyolan segarnya dalam acara Wisuda Purnabakti yang digelar baru-baru ini. Di tengah suasana formal, Arief melontarkan candaan mengenai harapannya terhadap masa depan anak-anaknya yang mengundang gelak tawa para hadirin yang hadir di Gedung Mahkamah Konstitusi, Rabu 3 Februari 2026.
Keinginan yang Terhalang Kesetiaan Istri
Dalam pidatonya, Arief mengungkapkan sebuah keinginan yang unik. Ia berkelakar bahwa sebenarnya ia ingin salah satu anaknya bisa menjabat sebagai Wakil Presiden.
“Tapi saya sebetulnya pengen anak saya bisa jadi Wakil Presiden,” ujarnya yang langsung disambut tawa riuh.
Namun, ia melanjutkan candaannya dengan menghubungkan hal tersebut kepada sang istri. Ia menyebutkan bahwa karena sang istri selalu mendampinginya dengan setia di Jakarta, ia merasa “terborgol” oleh cinta dan harus terus berperilaku baik, sehingga tidak memiliki kesempatan untuk melakukan hal-hal “aneh” demi ambisi politik tertentu.
Meski berkelakar soal jabatan Wapres, Arief Hidayat menyampaikan rasa bangga dan terima kasihnya kepada anak-anaknya yang selama ini sangat mendukung kariernya. Ia memuji sikap anak-anaknya yang Tidak merepotkan dan tidak pernah meminta fasilitas berlebih.
Fokus pada jalur akademik, di mana anak sulungnya kini menjadi dosen di Universitas Diponegoro (UNDIP) dan si bungsu menjadi dosen di Universitas Sebelas Maret (UNS).
“Dua-duanya cuma pengen jadi dosen,” tambah Arief, menegaskan bahwa anak-anaknya lebih memilih pengabdian di dunia pendidikan daripada terjun ke dunia politik praktis.
Video yang bersumber dari kanal YouTube Mahkamah Konstitusi RI dan menjadi viral karena dianggap sebagai sindiran halus sekaligus hiburan segar di tengah tensi politik yang seringkali memanas.
Penulis : Kang Mus
Editor : Redaksi












