Legislator NasDem Sharon Minta Pemerintah Permudah Izin Pertambangan Rakyat - Mata Khatulistiwa

Legislator NasDem Sharon Minta Pemerintah Permudah Izin Pertambangan Rakyat

Jumat, 30 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA (29 Januari): Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Gulam Mohamad Sharon, meminta pemerintah mempermudah perizinan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) dan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) untuk masyarakat kecil.

Gulam menyoroti kebutuhan mendesak masyarakat yang bergantung pada pertambangan rakyat.

“Masyarakat saat ini butuh makan. Mereka perlu dipermudah perizinannya. Dengan harga emas 2,5 sampai 3 juta, kerja 1 gram sehari saja sudah cukup,” ujar Gulam dalam Rapat Kerja Komisi XII DPR dengan Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung, di Jakarta, Kamis (29/1/2026).

Legislator asal Kalimantan Barat itu menambahkan, masyarakat kesulitan mengurus izin dan berharap prosedur lebih sederhana.

“Saat saya reses ke daerah, masyarakat mengeluhkan WPR. Mereka ingin kerja yang benar, tapi izinnya sulit diurus. Mereka minta dipermudah, tapi kita juga tak bisa menyalahkan aparat yang berpegang pada undang-undang,” jelasnya.

Baca juga:  Presiden Prabowo Kunjungi IKN untuk Pertama Kalinya Sejak dilantik menjadi Presiden

Gulam menekankan pentingnya koordinasi pemerintah pusat dan daerah, serta prioritas rakyat kecil.

“Presiden bilang, untuk rakyat, ini harus diutamakan. Kami minta Kementerian ESDM mempermudah izin WPR dan IPR. Salah satu usul saya, beberapa izin bisa dikembalikan ke Bupati agar masyarakat tak bolak-balik,” katanya.

Legislator Partai NasDem itu juga menyoroti beban jarak dan biaya untuk mengurus izin.

“Di Kapuasulu, jaraknya 720 km ke Pontianak. Mereka harus menginap, biaya sudah banyak,” ujarnya.

Gulam menegaskan, perizinan ini untuk rakyat kecil, bukan pengusaha besar.

“Ini untuk rakyat, Pak. Bukan pengusaha besar. Saya mohon Kementerian ESDM mempermudah perizinan,” tutupnya. (Yudis/*)

Sumber : Fraksi Nasdem DPR RI

Baca juga:  Kepala Desa Limbung : Program BSPS Hidupkan Budaya Gotong Royong

Berita Terkait

Syarief Abdullah Rapat Bersama Kemenhub Soroti Pelabuhan Kijing dan Teluk Batang, Minta Tuntaskan
Soroti Efisiensi Anggaran 2026, Syarif Abdullah Minta KemenPUPR Prioritaskan Program Skala Utama
Syarief Abdullah Apresiasi Respon Cepat Pimpinan MPR Sekaligus Beri Saran demi Menjaga Semangat Generasi Muda.
Syarief Abdullah Beri Apresiasi Atas Dukungan Bupati Sujiwo dalam Pembangunan Kubu Raya
Memperkuat Akar Bernegara, Syarief Abdullah Alkadrie Bersama PCNU Kubu Raya Memperkokoh 4 Pilar MPR RI.
Pemerintah Siapkan Tambahan Transfer ke Daerah Rp10,65 Triliun untuk Mendukung Pemulihan Bencana.
Prabowo Subianto: Hukum Tak Boleh Jadi Alat Politik, Keberanian Amnesti Jadi Bukti
Sasar UMKM Sektor Perumahan, Pemerintah Luncurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga Rp20 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:27

Pesta Durian Sanggau, NasDem Sponsori 1.500 Buah Gratis demi Dongkrak Ekonomi Petani Lokal.

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:22

Syarief Abdullah Hadiri Puncak Penutupan Milad ke-37 Rema Muda Ambawang Berikan Pesan: Jaga Pesatuan.

Sabtu, 4 Juli 2026 - 07:20

Gulam Mohamad Sharon Meminta Segera Perbaikan Mesin Pembangkit Listrik yang Rusak di Kalbar

Senin, 29 Juni 2026 - 06:10

Buka Rakerda di Kayong Utara, Syarief Abdullah Optimis NasDem Kayong Utara Cetak Sejarah Baru.

Senin, 29 Juni 2026 - 05:35

Syarief Abdullah Dialog Bersama KAHMI Kayong Utara : Menjawab Tantangan Efisiensi Infrastruktur.

Jumat, 26 Juni 2026 - 13:14

Lantik Pusdiklat dan DKD, Syarief Abdullah: Pramuka Adalah Lahan Pengabdian dan Pembentuk Karakter.

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:52

Sampaikan 7 Tuntutan dari Isu Nasional hingga Drainase Lokal, PC PMII Kota Pontianak Gelar Aksi di Bambu Runcing

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:08

Respon Cepat Syarief Abdullah Bersama Balai BPJN PUPR Kalbar Segera Tangani Jalan Rusak di Peniraman Mempawah.

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x