Prabowo Subianto: Hukum Tak Boleh Jadi Alat Politik, Keberanian Amnesti Jadi Bukti - Mata Khatulistiwa

Prabowo Subianto: Hukum Tak Boleh Jadi Alat Politik, Keberanian Amnesti Jadi Bukti

Minggu, 15 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Matakhatulistiwa.id I JAKARTA – Presiden RI terpilih, Prabowo Subianto, menegaskan komitmennya untuk menegakkan supremasi hukum tanpa kompromi di masa kepemimpinannya.

Hal ini disampaikan dalam forum Indonesia Economic Outlook 2026 yang berlangsung di Wisma Danantara, Jakarta. Jum’at 13 Februari 2026.

Dalam pidatonya, Prabowo menekankan bahwa hukum harus ditegakkan seadil-adilnya dan tidak boleh disalahgunakan untuk kepentingan politik tertentu.

“Hukum tidak boleh dipakai sebagai alat untuk mengerjain lawan politik. Saya tidak mau, dan saya sudah buktikan,” tegas Prabowo di hadapan para peserta forum.

Komitmen Penegakan Hukum, Prabowo bertekad mematuhi dan menegakkan hukum dengan baik tanpa adanya kompromi.

Ia mencontohkan keberaniannya dalam memberikan amnesti dan abolisi jika dirasa ada ketidakadilan atau miscarriage of justice.

Baca juga:  Selly Andriany Gantina Soroti Anggaran Haji 3,1 Triliun: "Mana yang Paling Mendesak?"

Prinsip Beyond a Reasonable Doubt,Prabowo meminta lembaga peradilan untuk memberikan keputusan yang adil tanpa keraguan sedikitpun.

Jika ada kemungkinan terdakwa tidak bersalah, maka putusan final tidak boleh dipaksakan.

Menurutnya, rule of law dan kepastian hukum adalah kunci utama untuk menjamin stabilitas serta ketenangan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Prabowo menutup pernyataannya dengan menegaskan tanggung jawabnya sebagai pemegang mandat rakyat untuk menghadirkan kepastian hukum yang inklusif dan transparan di Indonesia.

Berita Terkait

Syarief Abdullah Beri Apresiasi Atas Dukungan Bupati Sujiwo dalam Pembangunan Kubu Raya
Memperkuat Akar Bernegara, Syarief Abdullah Alkadrie Bersama PCNU Kubu Raya Memperkokoh 4 Pilar MPR RI.
Pemerintah Siapkan Tambahan Transfer ke Daerah Rp10,65 Triliun untuk Mendukung Pemulihan Bencana.
Sasar UMKM Sektor Perumahan, Pemerintah Luncurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga Rp20 Miliar
Selly Andriany Gantina Soroti Anggaran Haji 3,1 Triliun: “Mana yang Paling Mendesak?”
SIDUDA Resmi Diluncurkan, Cek Status Duda-Janda Kini Cukup Pakai NIK
Langkah Berani Prabowo: Hibahkan 4.000 Meter Lahan Strategis demi Kejayaan Lembaga Islam
Purbaya ‘Warning’ KPK: ‘Saya Juga Bisa Kena!’

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 14:58

Kwarda Pramuka Kalbar Audiensi Bersama Gubernur Kalbar, Bahas Beberapa Program Startegis dan Rehabilitasi Aset

Rabu, 29 April 2026 - 05:13

Memperkuat Fondasi Bangsa: Syarief Abdullah Tanamkan Nilai Pancasila Bersama Pramuka Kalbar

Selasa, 28 April 2026 - 10:15

Syarief Abdullah Buka Rakerda Pramuka Kalbar: Fokus Penguatan Anggota dan Persiapan Jambore Nasional 2026

Selasa, 28 April 2026 - 08:10

Percepat Penerangan Plosok Desa, Syarief Abdullah Dorong PLN Realisasikan PLTS untuk Ratusan Desa di Kalbar.

Selasa, 28 April 2026 - 06:15

Kawal Pembangunan Daerah, Syarief Abdullah Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah.

Senin, 27 April 2026 - 15:03

BPDLH Bekerjasama Dengan LSKM Kalbar Gandeng 100 Aktivis Hijau di Desa Durian.

Senin, 27 April 2026 - 10:34

Syarief Abdullah Alkadrie Ajak Masyarakat Bersinergi Dukung Program Pembangunan

Minggu, 26 April 2026 - 16:47

Ratusan Warga Kecamatan Ambawang dan Kuala Mandor B Terima Bantuan BSPS, Syarief Abdullah Tegaskan Tak Ada Pungutan Biaya.

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x