Sasar UMKM Sektor Perumahan, Pemerintah Luncurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga Rp20 Miliar - Mata Khatulistiwa

Sasar UMKM Sektor Perumahan, Pemerintah Luncurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga Rp20 Miliar

Rabu, 11 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Matakhatulistiwa.id I JAKARTA – Dalam upaya mempercepat distribusi ekonomi dan memperkuat sektor properti di daerah, pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) resmi memperkenalkan skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) khusus sektor perumahan.

Program ini menjadi salah satu capaian strategis di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengungkapkan bahwa total alokasi dana KUR perumahan mencapai Rp130 triliun. Hal itu disampaikan dalam Rapat Kerja Bersama Komisi V di Senayan Jakarta, Selasa, 10 Februari 2026.

Program ini dirancang sebagai pembiayaan kreatif yang ditujukan langsung bagi pelaku UMKM di ekosistem perumahan, mulai dari kontraktor lokal, pengembang kecil (developer), hingga pemilik toko bangunan.

Baca juga:  Soroti Efisiensi Anggaran 2026, Syarif Abdullah Minta KemenPUPR Prioritaskan Program Skala Utama

Bunga Rendah dan Plafon Tinggi

Salah satu poin utama dalam terobosan ini adalah subsidi bunga yang signifikan.

Pelaku usaha di daerah yang biasanya menanggung bunga pinjaman sekitar 12%, kini hanya akan dikenakan bunga efektif sebesar 7% berkat subsidi bunga 5% dari pemerintah.

Selain itu, plafon pinjaman yang ditawarkan tergolong luar biasa untuk kategori KUR, yakni bisa mencapai Rp20 miliar.

“Ini adalah terobosan. Belum pernah ada di Indonesia skema KUR yang mencapai angka sebesar itu,” ujar Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait dihadapan Anggota Komisi V

Kemudahan Akses bagi UMKM Kecil
Tak hanya menyasar kontraktor menengah, pemerintah juga memberikan kemudahan bagi UMKM dengan skala lebih kecil:

  1. Pinjaman hingga Rp100 juta: Dapat diajukan tanpa jaminan.
  2. Bunga Rendah: Hanya sebesar 6% per tahun atau setara dengan 0,5% per bulan.
Baca juga:  Pemerintah Siapkan Tambahan Transfer ke Daerah Rp10,65 Triliun untuk Mendukung Pemulihan Bencana.

Langkah ini diambil agar masyarakat dan pelaku usaha kecil tidak lagi terjebak oleh praktik rentenir yang memberikan bunga tinggi.

Pemerintah juga mengajak anggota DPR RI untuk aktif melakukan sosialisasi di daerah pemilihan (Dapil) masing-masing selama masa reses.

Kementerian PKP berkomitmen untuk hadir langsung bersama pihak perbankan guna mempermudah akses informasi dan administrasi bagi para kontraktor dan pengembang di daerah.

“Tujuannya adalah distribusi ekonomi. Kita ingin kontraktor, developer, dan toko bangunan di daerah juga ‘menyala’. Ekonomi jangan hanya dikuasai oleh pemain-pemain besar saja,” tegasnya.

Diharapkan dengan adanya skema pembiayaan ini, target pembangunan rumah bagi rakyat dapat tercapai sekaligus menggerakkan roda ekonomi masyarakat di seluruh pelosok Indonesia.

Baca juga:  Prabowo Subianto: Hukum Tak Boleh Jadi Alat Politik, Keberanian Amnesti Jadi Bukti

Berita Terkait

Syarief Abdullah Rapat Bersama Kemenhub Soroti Pelabuhan Kijing dan Teluk Batang, Minta Tuntaskan
Soroti Efisiensi Anggaran 2026, Syarif Abdullah Minta KemenPUPR Prioritaskan Program Skala Utama
Syarief Abdullah Apresiasi Respon Cepat Pimpinan MPR Sekaligus Beri Saran demi Menjaga Semangat Generasi Muda.
Syarief Abdullah Beri Apresiasi Atas Dukungan Bupati Sujiwo dalam Pembangunan Kubu Raya
Memperkuat Akar Bernegara, Syarief Abdullah Alkadrie Bersama PCNU Kubu Raya Memperkokoh 4 Pilar MPR RI.
Pemerintah Siapkan Tambahan Transfer ke Daerah Rp10,65 Triliun untuk Mendukung Pemulihan Bencana.
Prabowo Subianto: Hukum Tak Boleh Jadi Alat Politik, Keberanian Amnesti Jadi Bukti
Selly Andriany Gantina Soroti Anggaran Haji 3,1 Triliun: “Mana yang Paling Mendesak?”

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:52

Sampaikan 7 Tuntutan dari Isu Nasional hingga Drainase Lokal, PC PMII Kota Pontianak Gelar Aksi di Bambu Runcing

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:08

Respon Cepat Syarief Abdullah Bersama Balai BPJN PUPR Kalbar Segera Tangani Jalan Rusak di Peniraman Mempawah.

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:28

Syarif Abdullah Alkadrie Serahkan Bantuan Mesin Panen Combine Harvester kepada Kelompok Tani di Kabupaten Sambas

Sabtu, 20 Juni 2026 - 16:28

Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Syarif Abdullah Alkadrie Serahkan Bantuan Mesin Combine Harvester di Sungai Jaga Bengkayang.

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:20

Ketua Kwarnas Resmi Lantik Pengurus Kwarda Gerakan Pramuka Kalbar Masa Bakti 2025-2030

Minggu, 14 Juni 2026 - 23:42

Mengalir Laksana Air: Refleksi 60 Tahun Langkah Pengabdian dan Perjuangan Syarief Abdullah Alkadrie.

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:43

Hadiri Haul Agung Raja Kubu ke-238, Syarief Abdullah Ajak Masyarakat Dalam Melestarikan Nilai Luhur Kerajaan Kubu.

Jumat, 12 Juni 2026 - 08:52

Kelompok Tani Masyarakat Sambas dan Bengkayang Terima Bantuan Mesin Panen Combine Harvester Aspirasi Syarif Abdullah Alkadrie.

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x