MATA KHATULISTIWA.ID I MEMPAWAH– Anggota DPR RI Fraksi NasDem, Syarief Abdullah Alkadrie, menghadiri agenda sosialisasi program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang diselenggarakan di Aula Gedung PGRI Kabupaten Mempawah. Sabtu 9 Mei 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Syarief memastikan bantuan perumahan ini tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Tahun ini, sebanyak 103 unit bantuan dikucurkan untuk masyarakat yang tersebar di enam desa di wilayah Kabupaten Mempawah, meliputi Desa Peniraman, Desa Sungai Berasau, Desa Pasir Palembang, Desa Bukit Batu, Desa Sungai Duri II, Desa Sungai Bakau Besar Darat.
Kegiatan sosialisasi ini juga dihadiri oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Rumah Swadaya Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Kalimantan Barat, Nefri Matina Sampatiku, jajaran Kepala Desa terkait, serta para keluarga penerima manfaat.
Dalam sambutannya, Syarief Abdullah memberikan ucapan selamat kepada para penerima bantuan.
Namun, ia juga memberikan peringatan keras terkait pelaksanaan di lapangan. Ia mengimbau dengan tegas agar tidak ada potongan biaya sepeser pun dari nilai bantuan yang diterima masyarakat.
“Saya menyayangkan jika masih ada oknum yang berani melakukan pemotongan. Itu tindakan zalim. Saya minta masyarakat ikut mengawasi,” tegas Syarief.
Syarief juga menyoroti aspek kualitas bangunan. Ia meminta masyarakat lebih memperhatikan kualitas material, khususnya kayu, agar rumah yang dibangun memiliki ketahanan yang kokoh.
Bantuan ini adalah stimulan, ia mendorong agar pelaksanaan pembangunan disesuaikan dengan kemampuan namun tetap memenuhi standar layak huni.
Syarief berharap program BSPS ini tidak hanya sekedar memperbaiki hunian, tetapi juga mampu mengangkat citra desa dan menjadi langkah preventif dalam penurunan angka stunting melalui penyediaan lingkungan tinggal yang sehat.
Tak hanya soal rumah, Syarief juga menyampaikan perkembangan infrastruktur jalan di Mempawah yang di elu elukan oleh masyarakat.
Ia menyampaikan bahwa masalah genangan jalan di Desa Peniraman saat ini sedang ditangani melalui kawalannya. Begitu pula dengan jalan di wilayah Anjungan yang sudah mulai diatasi berkat koordinasi intensif dengan Kementerian PUPR.
Nefri Matina Sampatiku selaku PPK dari Balai P2P Kalbar menguraikan detail teknis pelaksanaan kegiatan.
Ia mendorong agar masyarakat segera memulai proses pengerjaan agar penyelesaiannya tepat waktu.
Nefri mengingatkan bahwa bantuan BSPS diperuntukkan bagi mereka yang memiliki penghasilan tetap atau kemampuan swadaya, mengingat dana yang dikucurkan berfungsi sebagai perangsang (stimulan) untuk membangun rumah yang lebih layak.
Penulis : HAMKA
Editor : ANAM
Sumber Berita : KHATULISTIWA.ID











