MATA KHATULISTIWA.ID I PONTIANAK – Anggota DPR RI, H. Syarief Abdullah Alkadrie, S.H., M.H., memberikan wawasan kebangsaan dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kalimantan Barat.
Acara tersebut berlangsung di Aula Disporapar Provinsi Kalimantan Barat pada Jumat, 8 Mei 2026.
Seminar kebangsaan ini merupakan rangkaian dari agenda Pra Pelatihan Instruktur Wilayah (PIW) Kebangsaan dan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PMII Kalbar.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua PKC PMII Kalbar, Achmad Sukron, beserta jajaran pengurus lainnya.
Syarief Abdullah memberikan pengarahan mendalam mengenai peran strategis pemuda.
Ia menegaskan bahwa kader PMII adalah calon pemimpin masa depan yang harus dipersiapkan sesuai dengan proses pembentukannya.
“Sebagai kader pemimpin yang sedang berproses, kalian semua harus menjadi penyeimbang di tengah masyarakat. Kewajiban kita adalah tetap berada di rel koridor dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar Syarief di hadapan para peserta.
Politisi senior ini juga mengulas kembali sejarah perjuangan masa lampau, di mana pemuda selalu menjadi aktor utama penggerak perubahan, yang kemudian diabadikan melalui momen bersejarah Sumpah Pemuda.
Dalam pemaparannya, Syarief menekankan pentingnya Pancasila sebagai dasar negara. Beliau menegaskan bahwa bagi Nahdlatul Ulama (NU), kedudukan Pancasila sudah final.
“Para tokoh agama kita telah menerima bahwa nilai-nilai Pancasila sudah terkristalisasi dalam kehidupan sehari-hari. Ini adalah fondasi yang tidak perlu diperdebatkan lagi, melainkan harus dijaga dan diimplementasikan,” imbuhnya.
Sementara itu, Mujib selaku perwakilan pengurus PKC PMII Kalbar, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kehadiran Syarief Abdullah Alkadrie, di tengah kesibukannya sebagai Anggota DPR RI untuk berbagi ilmu dan motivasi.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi dialog interaktif. Para peserta tampak antusias melontarkan pertanyaan dan berdiskusi langsung dengan narasumber mengenai tantangan wawasan kebangsaan di era digital saat ini.
Penulis : HAMKA
Editor : Reyza
Sumber Berita : Mata khatulistiwa.id











