Selly Andriany Gantina Soroti Anggaran Haji 3,1 Triliun: "Mana yang Paling Mendesak?" - Mata Khatulistiwa

Selly Andriany Gantina Soroti Anggaran Haji 3,1 Triliun: “Mana yang Paling Mendesak?”

Selasa, 10 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Matakhatulistiwa.id I JAKARTA – Anggota Komisi VIII DPR RI, Selly Andriany Gantina, memberikan catatan kritis terkait usulan Anggaran Belanja Tambahan (ABT) dari Kementerian Haji dan Umrah (KemenHaj) sebesar Rp3,1 triliun. Dalam rapat kerja yang berlangsung hangat tersebut, di Gedung Parlemen Jakarta,Selasa 10 Februari 2026.

Selly meminta rincian penggunaan dana yang dinilai sangat besar itu.

Selly menegaskan bahwa tujuan utama Komisi VIII adalah memastikan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 (1447 H) berjalan dengan sukses dan lancar.

Namun, ia mempertanyakan urgensi dari angka Rp3,1 triliun yang diajukan oleh pihak kementerian.

“Pertanyaan saya, kalau Rp3,1 triliun ini di-breakdown, kira-kira yang paling urgensi itu titik beratnya di mana? Yang paling masuk akal dan rasional,” ujar Selly dalam rapat tersebut.

Baca juga:  Syarief Abdullah Beri Apresiasi Atas Dukungan Bupati Sujiwo dalam Pembangunan Kubu Raya

Transparansi Garis Waktu Anggaran

Politisi PDI Perjuangan ini juga menyoroti perlunya kejelasan mengenai garis waktu (timeline) penggunaan anggaran.

Selly meminta kementerian memberikan ilustrasi yang jelas bahwa dana tersebut tidak hanya digunakan untuk operasional tahun 2025, tetapi juga mencakup persiapan haji tahun-tahun berikutnya.

“Kita butuh penjelasan dalam bentuk ilustrasi… bahwa anggaran ini bukan hanya untuk tahun 2025, karena di dalamnya ada anggaran persiapan haji tahun 2027 atau tahun 1448 Hijriah,” tambahnya.

Penyelenggaraan Haji yang Lebih Baik
Senada dengan pimpinan Komisi VIII, Selly menekankan bahwa alokasi anggaran untuk KemenHaj seharusnya memiliki standar yang minimal sama dengan anggaran Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) pada tahun-tahun sebelumnya, namun tetap dengan pengawasan yang ketat pada asas efektivitas dan rasionalitas.

Baca juga:  Purbaya 'Warning' KPK: 'Saya Juga Bisa Kena!'

Rapat ini diharapkan dapat menghasilkan kesepakatan anggaran yang mampu meningkatkan kualitas pelayanan bagi jemaah haji Indonesia, sekaligus memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan dapat dipertanggungjawabkan.

Berita Terkait

Syarief Abdullah Beri Apresiasi Atas Dukungan Bupati Sujiwo dalam Pembangunan Kubu Raya
Memperkuat Akar Bernegara, Syarief Abdullah Alkadrie Bersama PCNU Kubu Raya Memperkokoh 4 Pilar MPR RI.
Pemerintah Siapkan Tambahan Transfer ke Daerah Rp10,65 Triliun untuk Mendukung Pemulihan Bencana.
Prabowo Subianto: Hukum Tak Boleh Jadi Alat Politik, Keberanian Amnesti Jadi Bukti
Sasar UMKM Sektor Perumahan, Pemerintah Luncurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga Rp20 Miliar
SIDUDA Resmi Diluncurkan, Cek Status Duda-Janda Kini Cukup Pakai NIK
Langkah Berani Prabowo: Hibahkan 4.000 Meter Lahan Strategis demi Kejayaan Lembaga Islam
Purbaya ‘Warning’ KPK: ‘Saya Juga Bisa Kena!’

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 14:58

Kwarda Pramuka Kalbar Audiensi Bersama Gubernur Kalbar, Bahas Beberapa Program Startegis dan Rehabilitasi Aset

Rabu, 29 April 2026 - 05:13

Memperkuat Fondasi Bangsa: Syarief Abdullah Tanamkan Nilai Pancasila Bersama Pramuka Kalbar

Selasa, 28 April 2026 - 10:15

Syarief Abdullah Buka Rakerda Pramuka Kalbar: Fokus Penguatan Anggota dan Persiapan Jambore Nasional 2026

Selasa, 28 April 2026 - 08:10

Percepat Penerangan Plosok Desa, Syarief Abdullah Dorong PLN Realisasikan PLTS untuk Ratusan Desa di Kalbar.

Selasa, 28 April 2026 - 06:15

Kawal Pembangunan Daerah, Syarief Abdullah Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah.

Senin, 27 April 2026 - 15:03

BPDLH Bekerjasama Dengan LSKM Kalbar Gandeng 100 Aktivis Hijau di Desa Durian.

Senin, 27 April 2026 - 10:34

Syarief Abdullah Alkadrie Ajak Masyarakat Bersinergi Dukung Program Pembangunan

Minggu, 26 April 2026 - 16:47

Ratusan Warga Kecamatan Ambawang dan Kuala Mandor B Terima Bantuan BSPS, Syarief Abdullah Tegaskan Tak Ada Pungutan Biaya.

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x