Raker Dengan Kementerian PKP, Syarief Abdullah Soroti Nasib Program Untuk Rumah Tidak Layak Huni - Mata Khatulistiwa

Raker Dengan Kementerian PKP, Syarief Abdullah Soroti Nasib Program Untuk Rumah Tidak Layak Huni

Rabu, 21 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Mata Khatulistiwa- Anggota Komisi V DPR RI dari dapil Kalimantan Barat I H. Syarief Abdullah Al Kadrie menyoroti keberlanjutan program rumah tidak layak huni bagi warga miskin. Hal itu disampaikan dalam rapat kerja Komisi V DPR RI dengan Menteri PKP, pada hari Senin 19 Mei 2025 di Ruang Rapat Komisi V DPR RI, Kompleks Parlemen- Senayan Jakarta Pusat.

“Fokus kita seharusnya bagaimana meningkatkan rumah- rumah yang tidak layak. Yang masih banyak dihuni oleh masyarakat kita. Sebenarnya program seperti BSPS (Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya) trend positif nya banyak juga. Banyak masyarakat yang nangis karena terharu mendapatkan bantuan rumah gratis secara swadaya” Ujar Syarief.

Lebih lanjut Syarief memberikan apresiasi atas semangat Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait terhadap peta jalan menuju pembangunan dan renovasi 3 juta rumah. Namun target Menteri PKP hendaknya dibarengi dengan ketersediaan anggaran yang ada.

Baca juga:  Menanti Sikap MA Terkait Kasus Pemalsuan Dokumen Izin Tambang di Sulteng

“Sebenarnya saya ingin mengetahui kemampuan dari pemerintah atas target tersebut, serta gambaran dukungan dari pihak luar. Biar kita memiliki gambaran (realistis)” Tambahnya.

Sementara itu, Menteri PKP Maruarar Sirait menyebutkan bahwa ada beberapa tujuan yang ingin dicapai oleh Kementerian PKP dalam penyusunan peta jalan sektor perumahan.

Pertama, memberikan arah stratehi dan tahapan pelaksanaan yang terukur untuk mencapai target pembangunan 3 Juta Rumah secara efektif dan tepat sasaran.

Kedua, mewujudkan keterpaduan kebijakan dan program lintas sektor dalam penyediaan perumahan yang berkelanjutan dan berpihak pada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Dan yang Ketiga, menjadi acuan bersama seluruh pemangku kepentingan dalam merumuskan kebijakan, program dan anggaran guna mendukung percepatan pembangunan perumahan.

Baca juga:  Diseret ke Jalur Hukum, Pandji Pragiwaksono Tak Gentar: 'Mens Rea' Jalan Terus!

Berita Terkait

Perkokoh Persatuan, Syarief Abdullah Alkadrie Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan di Jawai
Pemerintah Siapkan Tambahan Transfer ke Daerah Rp10,65 Triliun untuk Mendukung Pemulihan Bencana.
Prabowo Subianto: Hukum Tak Boleh Jadi Alat Politik, Keberanian Amnesti Jadi Bukti
Sasar UMKM Sektor Perumahan, Pemerintah Luncurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga Rp20 Miliar
Rajut Harmoni Bangsa, Syarief Abdullah Gandeng Laskar Madura dan Santri Abdussalam Bumikan Nilai Pancasila.
Selly Andriany Gantina Soroti Anggaran Haji 3,1 Triliun: “Mana yang Paling Mendesak?”
Sebut Kaltim Kaya SDA, Rieke : Harusnya Seluruh Mahasiswa Bisa Kuliah Gratis
SIDUDA Resmi Diluncurkan, Cek Status Duda-Janda Kini Cukup Pakai NIK

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 10:51

Syarief Abdullah Alkadrie Kebut Pembangunan Gedung DPW NasDem Kalbar: Target Segera Beroperasi

Rabu, 15 April 2026 - 14:19

Kader dan Simpatisan NasDem Kalbar Gelar Aksi, Mendesak Tempo Minta Maaf Secara Terbuka

Sabtu, 11 April 2026 - 20:26

Syarief Abdullah Alkadrie Gelar Silaturrahmi Bersama Relawan dan Sampaikan Pilar Kebangsaan

Rabu, 18 Maret 2026 - 09:27

Penutupan Festival Musik Bangun Sahur Berlangsung Meriah

Rabu, 11 Februari 2026 - 06:37

Rajut Harmoni Bangsa, Syarief Abdullah Gandeng Laskar Madura dan Santri Abdussalam Bumikan Nilai Pancasila.

Senin, 9 Februari 2026 - 13:19

Demokrat Tegaskan Pertemuan dengan Jokowi Nihil Bahasan Ijazah Palsu, Hanya Salam Hangat.

Minggu, 8 Februari 2026 - 09:41

PDI Perjuangan Berikan Respon PKB dan PAN Dukung Prabowo: Kami Hargai Independensi Partai.

Sabtu, 7 Februari 2026 - 06:10

Menembus Abad: Visi Besar Don Dasco di HUT ke-18 Gerindra Menjaga Negeri.

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x