Komika Aulia Rahman, Nama "Muhammad'' Sebagai Bahan Candaan, Kini Ditetapkan Sebagai Tersangka - Mata Khatulistiwa

Komika Aulia Rahman, Nama “Muhammad” Sebagai Bahan Candaan, Kini Ditetapkan Sebagai Tersangka

Minggu, 10 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Matakhatulistiwa.id | Standup komedi asal lampung Aulia Rahman kini ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penodaan agama. Dia menjadi tersangka setelah menjadikan nama “Muhammad” sebagai bahan stand up comedy.

Penampilan Stand Up Comedy Aulia Rahman itu dilakukan dalam acara Desak Anies pada Kamis (7/12) lalu.

Nasib Naasnya itu kini ditetapkan sebagai status tersangka yang dilakukan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Lampung. Polisi menduga, Aulia melakukan penistaan agama dalam penampilannya.

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Lampung, Kombes Umi Fadillah Astutik membenarkan penetapan tersangka tersebut dilakukan usai melakukan pemeriksaan pada sejumlah saksi.

“Dari hasil pemeriksaan yang bersangkutan, 7 saksi dan 5 orang ahli, dinyatakan komika berinisial AR itu diduga telah melakukan penistaan agama,” ujarnya kepada wartawan Minggu, (10/12).

Baca juga:  HABIS GELAP TERBITLAH MEGAWATI

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan polisi, kasus dugaan penistaan agama ini berawal saat Aulia Rahman menerima tawaran mengisi stand up comedy pada acara “Desak Anies” di Kafe Bento, Kecamatan Sukarame.

Dalam perkara ini, Aulia Rahman dilaporkan oleh tiga orang setelah videonya viral.

Pada hari kejadian, Aulia lalu menyampaikan materi stand up comedy-nya tersebut. Salah satu isi materi yang disajikannya kemudian viral di media sosial lantaran membawa nama Muhammad sebagai objek bercandaan.

“Coba lu cek di penjara ya, ada berapa nama Muhammad, kayak penting aja nama Muhammad itu sekarang ya, udah dipenjara semua,” begitu kutipan materi stand up comedy yang terekam dalam video YouTube acara Desak Anies yang berdurasi 2 jam dan 2 menit.

Baca juga:  Kelakar Hakim MK Arief Hidayat: "Saya Pengen Anak Saya Jadi Wapres"

Berita Terkait

Perkokoh Persatuan, Syarief Abdullah Alkadrie Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan di Jawai
Rajut Harmoni Bangsa, Syarief Abdullah Gandeng Laskar Madura dan Santri Abdussalam Bumikan Nilai Pancasila.
Sebut Kaltim Kaya SDA, Rieke : Harusnya Seluruh Mahasiswa Bisa Kuliah Gratis
Evaluasi BPJS PBI: DPR Desak Transparansi Data Agar Hak Sehat Rakyat Tak Terputus.
Hadiri Mujahadah Kubro, Suara Bergetar Prabowo Subianto: “Seluruh Jiwa Raga Saya untuk Rakyat
Prabowo Subianto Hadiri Mujahadah Kubro Satu Abad NU: Tegaskan NU Penjaga Kedamaian Bangsa
Diseret ke Jalur Hukum, Pandji Pragiwaksono Tak Gentar: ‘Mens Rea’ Jalan Terus!
Sidak Perusahaan China, Purbaya Yudhi Sadewa Temukan Dugaan Pelanggaran Pajak

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 10:51

Syarief Abdullah Alkadrie Kebut Pembangunan Gedung DPW NasDem Kalbar: Target Segera Beroperasi

Rabu, 15 April 2026 - 14:19

Kader dan Simpatisan NasDem Kalbar Gelar Aksi, Mendesak Tempo Minta Maaf Secara Terbuka

Sabtu, 11 April 2026 - 20:26

Syarief Abdullah Alkadrie Gelar Silaturrahmi Bersama Relawan dan Sampaikan Pilar Kebangsaan

Rabu, 18 Maret 2026 - 09:27

Penutupan Festival Musik Bangun Sahur Berlangsung Meriah

Rabu, 11 Februari 2026 - 06:37

Rajut Harmoni Bangsa, Syarief Abdullah Gandeng Laskar Madura dan Santri Abdussalam Bumikan Nilai Pancasila.

Senin, 9 Februari 2026 - 13:19

Demokrat Tegaskan Pertemuan dengan Jokowi Nihil Bahasan Ijazah Palsu, Hanya Salam Hangat.

Minggu, 8 Februari 2026 - 09:41

PDI Perjuangan Berikan Respon PKB dan PAN Dukung Prabowo: Kami Hargai Independensi Partai.

Sabtu, 7 Februari 2026 - 06:10

Menembus Abad: Visi Besar Don Dasco di HUT ke-18 Gerindra Menjaga Negeri.

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x