Matakhatulistiwa.id | Gibran Rakabuming Raka, Calon Wakil Presiden nomor urut 2 mengatakan bahwa Cawapres nomor urut 1, Muhaimin Iskandar, dan Cawapres nomor urut 2, Mahfud MD, kurang memahami penjelasannya selama proses debat Cawapres, Jumat (22/12).
Pernyataan ini disampaikan Gibran, karena masih terus ditanyakan soal strategi untuk penyediaan infrastruktur sosial tanpa membebani keuangan daerah, meski sudah memberikan penjelasan terkait dengan upaya penanganan stunting.
“Mungkin Prof Mahfud dan Gus Muhaimin kurang paham dengan apa yang sudah saya paparkan. Saya juga sudah sampaikan soal infrastruktur sosial, stunting itu loh pak, tapi enggak apa-apa, saya jelaskan lagi,” ujar Gibran.
Putra sulung Presiden Jokowi ini mengatakan, untuk menangani penyediaan infrastruktur sosial itu, menekankan sudah mencanangkan program makan siang gratis.
Namun, memang Gibran menekankan bahwa anggaran untuk program itu masih berasal dari pemerintah sebesar Rp.400 triliun.
Kucuran anggaran itu harus dikeluarkan pemerintah sebagai bentuk investasi kepada masyarakat Indonesia untuk menciptakan sumber daya manusia yang unggul menuju Indonesia Emas 2045.











