Matakhatulistiwa.id | Kubu Raya – Gus Fawaid Azman, putra dari Pimpinan Pondok Pesantren Raudlatul Ulum Al-Khaliliyah Parit Surabaya, KH. Hanafi Khalil, menyampaikan terimakasih kepada Syarief Abdullah selaku anggota DPR RI atas perjuangannya di Senayan selama ini, hingga banyak bantuan yang sangat menyentuh dan dirasakan oleh masyarakat.
Legislator Kalbar itu, lanjut Gus Fawaid, sangat menjiwai sebagai anggota DPR RI, dimana beliau menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya mengemban amanah tugas dan fungsinya.
“Kalau kita lihat di pulau Jawa sekali pun tidak ada seperti beliau yang benar-benar menyerap aspirasi dan memperjuangkan hajat orang banyak sehingga dirasakan oleh masyarakat bawah”, terang Gus Fawaid saat momen silaturahmi dengan para tokoh masyarakat Desa Pasak, Ahad (31/12).
Disampaikan Gus Fawaid, Syarief Abdullah selalu menyempatkan hadir bertatap muka dengan masyarakat di tengah jadwal aktivitas beliau yang sibuk.
“Kedatangan beliau dalam rangka melanjutkan kembali perjuangannya di DPR RI dan kali ini didampingi sang istri yang juga akan berjuang untuk Pemilu 2024. Saya pun hadir juga untuk melanjutkan perjuangan ayah, melanjutkan estafet ayah maju di tingkat kabupaten” tegas Gus Fawaid yang merupakan Caleg DPRD Kubu Raya Dapil 7 (Sungai Ambawang – Kuala Mandor B).
Ya, Ayah dari Gus Fawaid Azman, yakni KH. Hanafi Khalil merupakan Anggota DPRD Kubu Raya 2 periode dari Partai Nasdem. Dan saat ini sang Ayah ingin istirahat, mengurus pondok pesantren, maka Gus Fawaid bertekad melanjutkan estafet perjuangan KH. Hanafi.
Gus Fawaid merupakan tokoh muda yang dihormati di Desa Pasak, mengatakan sepak terjang Syarief Abdullah sangat terasa ketika beliau bisa memperjuangkan Jembatan Korek yang didambakan oleh masyarakat
“Kalau saya mendengar sejarah perjuangan pembangunan jembatan itu sangat repot dan sulit, butuh perjuangan ekstra”, imbuhnya
Sempat mendapatkan cibiran juga dari orang-orang ketika awal-awal jembatan hanya berupa dua tiang. Namun, dengan tekad dan perjuangan, Syarief Abdullah melakukan komunikasi dan lobi, bersyukur jembatan ini bisa dinikmati oleh masyarakat, tanpa perlu repot-repot menyebrang pakai motor kelotok.

“…dan alhamdulilah kini jembatan itu terbangun dan bisa dirasakan langsung oleh masyarakat”, kata Syarief Abdullah.
Motivasi Syarief Abdullah memperjuangkan pembangunan Jembatan Korek yang menghubungkan beberapa desa, karena di desa Pasak ada pesantren yang mana para santrinya banyak dari luar yang memang membutuhkan akses jembatan, sehingga memudahkan wali santri untuk ke pesantren.
Syarief Abdullah juga menyampaikan, suksesnya pembangunan jembatan juga tak lepas dari dukungan Pak Sutarmidji selaku Gubernur yang diusung Partai Nasdem.
“Itu menjadi motivasi saya untuk memperjuangkan pembangunan ini dan hal itu juga didorong oleh Gubernur Sutarmidji yang komitmen membangun yang juga di usung oleh Nasdem”, ungkapnya.
Bukan hanya Jembatan Desa Korek, program Syarief Abdullah berupa bantuan bedah rumah, pengadaan WC dan masih lagi program lainnya yang diaspirasikan oleh Syarief Abdullah melalui fraksi Partai Nasdem.
Dapil Syarief Abdullah bukan hanya berada di Desa Pasak, tapi di desa tersebut beliau bisa memaksimalkan bantuan bedah rumah hingga 100 unit.
Anggota DPR RI Dapil Kalbar itu merasa terharu dan menyampaikan terimakasih atas sambutan masyarakat yang merasa senang karena programnya telah sampai menyentuh mereka langsung.
“Kalau program saya di sini banyak wajar, karena yang mana suara banyak akan menjadi prioritas dan menjadi perhatian, termasuk di Desa Pasak ini, yang mana ada juga saya programkan MCK untuk pondok pesantren”, pungkasnya.











